Yusuf Mansur Sebut Alasan Paytren Sponsori Lechia Gdansk

CNN Indonesia | Jumat, 07/12/2018 20:43 WIB
Yusuf Mansur Sebut Alasan Paytren Sponsori Lechia Gdansk Yusuf Mansur ungkap alasan Paytren sponsori klub Lechia Gdansk tempat Egy Maulana Vikri merumput. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemilik PT Veritra Sentosa Internasional (Paytren) Jam'an Nurchotiv Mansur alias Yusuf Mansur mengungkapkan alasan perusahaan pembayaran miliknya mensponsori klub Liga Polandia, Lechia Gdansk.

Tulisan Paytren nantinya akan muncul di jersey klub yang diperkuat Egy Maulana Vikri tersebut. Dalam rekaman video akun Facebook miliknya, ia menyebut pekan depan kaus klub peringkat pertama klasemen sementara Ekstraklasa Polandia akan terdapat logo perusahaan tersebut.

Perusahaan pembayaran di Indonesia itu ingin memperluas merek hingga ke sepak bola Eropa yang banyak mendapatkan perhatian besar.


"Yang pertama seperti 'say hello: kami datang ke Eropa.' Paytren adalah Indonesia, maka yang say hello adalah Indonesia kepada dunia."

"Dengan mensponsori Gdansk nama menunjukkan bahwa Paytren eksis. Pada akhirnya Indonesia juga yang akan terangkat," terang Yusuf Mansur.
Egy Maulana Vikri (kiri) kini merumput di klub Lechia Gdansk. (Egy Maulana Vikri (kiri) kini merumput di klub Lechia Gdansk. (Foto: CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Kepada CNNIndonesia.com, Yusuf Mansur mengklaim perusahaannya juga sudah banyak melakukan investasi di beberapa klub sepak bola di Indonesia.

"Kalau di Indonesia sudah banyak. Kami berpartisipasi di Liga 1, Liga 2, begitu. Yang penting berpikir, berbuat, bergerak, untuk Indonesia, termasuk lewat persepakbolaan tanah air."

"Malah seperti klub Persika [Karawang], saya sudah buatkan bisnis properti yang baru diresmikan. Hasilnya nanti untuk dana abadi Persika. Terus saja bergulir. Untung, bangun lagi, untung, bangun lagi dan seterusnya untuk membiayai Persika bukan hanya satu musim, tapi selamanya," ujar Yusuf Mansur kepada CNNIndonesia.com, Jumat (7/12).

Diberitakan sebelumnya, Paytren sudah mengantongi izin transfer dana dari Bank Indonesia (BI). Dengan izin tersebut, rencananya perusahaan pembayaran tersebut akan mengembangkan teknologi QR code. (bac/sry)