Widodo Enggan Pikirkan Peluang Menjadi Pelatih Persib

CNN Indonesia | Kamis, 13/12/2018 17:29 WIB
Widodo Enggan Pikirkan Peluang Menjadi Pelatih Persib Widodo Cahyono Putro enggan memikirkan peluangnya melatih Persib Bandung. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, menegaskan enggan memikirkan peluang dia menjadi juru taktik Persib Bandung.

Nama Widodo masuk daftar pelatih yang dianggap pantas untuk bisa menangani Persib Bandung di kompetisi Liga 1 musim 2019 menyusul dipecatnya Mario Gomez.

Widodo dianggap mampu meracik pemain-pemain berstatus bintang di Bali United selama dua musim sejak 2016. Pencapaian terbesarnya adalah membawa Serdadu Tridatu menempati posisi runner-up Liga 1 2017 sebelum memilih mundur jelang akhir musim 2018 setelah timnya kalah tiga kali beruntun.


Menanggapi hal itu, Widodo mengaku kini masih fokus untuk menyelesaikan kursus kepelatihan Lisensi A Pro AFC yang tengah diikutinya selama setahun terakhir.

Widodo Cahyono Putro (kedua dari kiri) masuk daftar kandidat pelatih Persib Bandung. (Widodo Cahyono Putro (kedua dari kiri) masuk daftar kandidat pelatih Persib Bandung. (Dok. Bhayangkara FC)
"Saya tidak tanggapi itu. Saya masih fokus di Lisensi A Pro yang selesai Maret. Saya jalani yang ada dulu lihat perkembangannya. Ke depan kan kita belum tahu," kata Widodo melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Kamis (13/12).

Widodo juga tak mau berandai-andai jika ia nantinya bisa melatih Maung Bandung. Ia juga menyebut tidak terpengaruh dengan isu di luar yang mengaitkannya dengan salah satu klub tertentu.

Mantan penyerang Timnas Indonesia itu mengaku sempat ada salah satu manajer klub Liga 1 di Indonesia yang mengajaknya bicara terkait kemungkinan untuk menjadi pelatih. Namun belum ada pembicaraan yang lebih intensif terkait kemungkinan melatih klub yang enggan disebut nama pelatih 48 tahun itu.

Widodo Cahyono Putro memutuskan meinggalkan Bali United jelang berakhirnya Liga 1 2018.Widodo Cahyono Putro memutuskan meinggalkan Bali United jelang berakhirnya Liga 1 2018. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
"Rencananya ya setelah selesai [kursus kepelatihan Lisensi A Pro], kalau ada klub untuk melatih dan mengaplikasikan hasil belajar kursus. Melatih di luar negeri bisa, tergantung penawaran," sebut Widodo.

Sebelumnya manajemen Persib Bandung melalui Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, memastikan pihaknya telah memutus kontrak pelatih asal Argentina Mario Gomez. PT PBB memutuskan untuk tidak melanjutkan satu tahun kontrak tersisa dengan Gomez setelah pelatih asal Argentina itu hanya mampu membawa tim Maung Bandung ke posisi empat Liga 1 2018.

Manajemen Persib lebih memilih untuk membayarkan kompensasi untuk Gomez menyusul pemutusan kontrak.

"Pelatih sudah selesai ya. [Kontrak Gomez] diputus. Sudah ada evaluasi, dengan perilaku dia yang kalian semua tahu lah seperti itu."

"Bagaiamana ya, tidak nyaman bagi pemain di tim kondisi seperti itu akhir-akhir ini. Hubungan dengan pemain, ofisial," kata Teddy saat ditemui di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu (12/12). dengan skor 21-18, 21-14. (bac/har)