Manajer Persika Karawang Rakhmat Gunadi yang berapi-api mengutarakan keresahan dia terhadap sepak bola Indonesia saat ini dalam diskusi yang bertajuk 'Menuju Sepak bola Bersih, Berprestasi Tanpa Mafia' itu.
Lihat juga:Mulut-mulut Besar dari Ring Tinju |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer Persika Karawang Rakhmat Gunadi (ketiga dari kiri) menjadi salah satu peserta diskusi KPSN. (CNN Indonesia/M Arby Rahmat) |
"Bagi saya hari ini, tidak perlu menutup muka. Kalau memang kita sepakat untuk membongkar PSSI, bongkar saja. Capek, sakit hati. Hanya karena kecintaan dengan sepak bola, saya tetap bertahan," ucap dia.
Pada akhirnya, para peserta di diskusi tersebut bersepakat untuk menitipkan suara kepada para pemilik suara PSSI dalam Kongres Tahunan PSSI yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Kesimpulan itu disampaikan manajer Persijap Jepara, Esti Lestari, kepada para awak media dalam konferensi pers usai diskusi.
"Kedua, mendorong Satuan Tugas Anti-Mafia Bola Polri untuk terus memberantas dan mengusut praktik pengaturan skor secara tuntas dan menyeluruh melalui penegakan hukum adil dan tanpa pandang bulu sesuai prinsip kesetaraan di muka hukum," ujarnya melanjutkan. (map/nva/ptr)
Manajer Persika Karawang Rakhmat Gunadi (ketiga dari kiri) menjadi salah satu peserta diskusi KPSN. (CNN Indonesia/M Arby Rahmat)