Firza Telat Gabung Timnas Indonesia karena Sulit Cari Tiket

CNN Indonesia | Kamis, 10/01/2019 12:39 WIB
Firza Telat Gabung Timnas Indonesia karena Sulit Cari Tiket Firza telat gabung Timnas Indonesia U-22 karena kesulitan cari tiket. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek kiri Firza Andika mengaku terlambat gabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 karena kesulitan mencari tiket pesawat terbang.

Di saat pemain lain memulai seleksi Timnas Indonesia U-22 tahap pertama sejak Senin (7/1), Firza Andika justru baru berlatih pada Kamis (10/1).

Padahal ia mengaku sudah kembali dari Eropa sejak hampir satu bulan yang lalu. Namun, kedatangannya ke Jakarta terhambat masalah tiket dari Medan yang sulit untuk dicari.


"Selalu kehabisan tiket terus. Dari Belgia sudah lama, sudah hampir sebulan juga di Medan. Kan di Belgia tiga minggu terus ke Spanyol seminggu. Sebelum Tahun Baru sudah di Medan, liburan di Medan," ujar Firza usai mengikuti latihan perdana bersama Timnas Indonesia U-22 di Lapangan A Senayan.

Mengenai latihan perdanannya bersama Timnas Indonesia U-22 Firza mengaku tak ada kendala berarti dan langsung dapat beradaptasi dengan baik bersama pemain lain.

"Alhamdulillah sangat senang bisa bergabung kembali, kali ini bersama Timnas Indonesia U-22. Adaptasi biasa saja karena kan sering ketemu di liga juga seperti yang dari U-23 kaya bang Andi Setyo, Hanif [Sjahbandi] jadi sudah terbiasa. Malu-malu, grogi tidak ada, komunikasi aman," jelasnya.

Mantan pemain Timnas Indonesia U-19 itu juga menceritakan pengalamannya melakukan tes di Eropa, di Belgia dan Spanyol.

Saat di Eropa Firza Andika harus memulai semuanya dari nol.Saat di Eropa Firza Andika harus memulai semuanya dari nol. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Di Belgia, Firza bergabung dengan kasta kedua di Liga Belgia, A.F.C Tubize. Setelah dua minggu trial bersama Tubize, Firza pindah ke Spanyol untuk tes selama sepekan di Spanyol bersama UD Alzira. Menurut Firza ia mendapat banyak pelajaran berharga selama di Benua Biru.

"Di sana saya ulang dari nol, karena di sana mulai dari umpan, teknik, kontrol bola juga di sana sangat bagus. Mental saya di sana sulit karena pertama jauh dari orang tua, kedua juga cara bermainnya sangat beda, di sana sangat cepat mainnya," ucap Firza.

Pemain berusia 19 tahun itu juga mendiskusikan suka-dukanya selama di Eropa kepada Indra Sjafri.

"Saya bilang ke coach Indra, saya masih banyak kekurangan selama di Belgia. Jika saya kembali [ke Timnas Indonesia], saya akan latihan maksimal biar meningkat terus. Alhamdulillah sekarang saya meningkat sedikit dari mental sama permainan, fisik juga," ujar Firza. (TTF/bac)