Khabib Tak Menyesal Andai 100 Kali Serang Rekan McGregor

CNN Indonesia | Senin, 04/02/2019 10:36 WIB
Khabib Tak Menyesal Andai 100 Kali Serang Rekan McGregor Khabib Nurmagomedov tak menyesal anda 100 kali menyerang rekan Conor McGregor. (REUTERS/Said Tsarnayev)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petarung seni bela diri campuran (MMA) asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, tidak menyesal menyerang rekan Conor McGregor, Dillon Danis, bahkan jika ada 100 kali kesempatan.

Khabib sukses mengalahkan McGregor dalam UFC 229 lewat kuncian leher di ronde keempat. Setelah duel tersebut, nama Khabib melejit dan kini menjelma jadi bintang utama UFC menggeser McGregor yang sebelummya menyandang status tersebut.

Dalam konferensi pers usai pertarungan, Khabib mengaku kesal dengan McGregor dan timnya karena sering mengejek secara personal sepanjang persiapan jelang pertarungan. Apalagi, ejekan McGregor dinilai menghina negara, orang tua, dam agama Khabib yang merupakan seorang muslim.


Kurang lebih tiga bulan setelah kejadian itu, Khabib mengatakan bakal melakukan hal yang sama bila McGregor mengulangi kelakuannya tersebut.

Khabib Nurmagomedov tak menyesali perbuatannya menyerang rekan Conor McGregor Dillon Danis. (Khabib Nurmagomedov tak menyesali perbuatannya menyerang rekan Conor McGregor Dillon Danis. (Foto: Harry How/Getty Images/AFP)
"Saya memiliki banyak situasi dalam hidup yang saya sesali, tetapi Anda tidak bisa memutarbalikkan waktu. Namun ini [menyerang ofisial McGregor] bukan termasuk dalam daftar yang saya sesali. Jika situasi itu terjadi 100 kali lagi, saya akan melakukan hal yang sama 100 kali," kata Khabib seperti yang dikutip dari situs RT pada Senin (4/2).

"Saya tidak memiliki satu gram penyesalan pun dari tindakan saya. Beberapa orang menyukainya [Khabib serang rekan McGregor], sebagian tidak. Tak ada bedanya. Saya melakukan apa yang saya inginkan," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Khabib juga melihat penyerangan yang ia lakukan dari kacamata beladiri asal Rusia yang dinamakan Sambo. Ia menjadikan olahraga bertahan diri tanpa senjata tersebut sebagai pembenaran aksinya.

"Saya petarung Sambo. Saya tidak menyerang duluan, mereka menyerang saya. Mereka memprovokasi," ucap Khabib.

Khabib dan McGregor dijatuhi hukuman oleh Komisi Atletik Nevada (NSAC) atas keributan yang terjadi setelah duel UFC 229 pada awal Oktober.

NSAC menghukum Khabib dengan skors sembilan bulan dan denda US$500 ribu. Sementara McGregor mendapat hukuman lebih ringan ketimbang Khabib, yakni enam bulan dan denda US$50 ribu.

Skors bagi Khabib dan McGregor sudah dihitung sejak 6 Oktober 2018 atau hari penyelenggaraan pertarungan UFC 229. Dengan demikian Khabib baru bisa bertarung setelah 6 Juli 2019 dan McGregor dapat naik ring pada 6 April 2019. (map/bac)