Bali United Dukung Penggunaan VAR di Liga 1

CNN Indonesia | Jumat, 08/02/2019 18:55 WIB
Bali United Dukung Penggunaan VAR di Liga 1 Ilustrasi pertandingan Liga 1. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bali United mendukung penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) demi menunjang kinerja wasit Liga 1.

Teknologi ini mendapat sorotan ketika digunakan pada Piala Dunia 2018 dan sudah lebih dulu digunakan di sejumlah negara dengan kompetisi terbaik di dunia seperti Liga Spanyol dan Liga Italia.
Tujuan penggunaan VAR juga untuk menghindari sejumlah keputusan wasit yang dinilai kontroversial.

"Wah kami senang [jika Liga 1 menggunakan VAR]. Pokoknya apapun yang buat kemajuan dari dunia ini, kami senang sekali untuk berubah," kata pemilik Bali United, Pieter Tanuri, saat ditemui para awak media di TVRI pada Jumat (8/2).

"Karena kalau kami lihat event Piala Dunia, masalah wasit ada dua: ketidakmampuan, kemudian juga mata manusia terbatas. Jadi kalau soal teknologi, kami dukung," katanya menambahkan.


Penggunaan VAR di Liga Italia. (REUTERS/Stefano Rellandini)
Dengan menggunakan VAR, seorang pemain dari salah satu tim yang merasa dikecewakan keputusan wasit bisa meminta sang pengadil lapangan untuk berbicara dengan petugas yang bertugas melihat monitor VAR di dalam ruangan tertentu. Dalam kondisi tersebut wasit akan menghentikan pertandingan beberapa saat.

Sang wasit bisa mengubah atau mempertahankan keputusannya dengan bukti sahih dari monitor yang menayangkan ulang momen tertentu dengan tayangan lambat dari sejumlah sudut pandang kamera. Momen-momen tersebut bisa berupa pelanggaran di dalam kotak penalti yang berpotensi berujung pada hukuman tendangan 12 pas, serta beragam momen yang berkenaan dengan gol serta pemberian kartu.

Pieter sendiri akan memantau perkembangan penggunaan VAR dari pihak operator dan regulator Liga 1 musim depan yang kemungkinan masih akan dipegang PT Liga Indonesia Baru (LIB). Dalam pertemuan komite eksekutif PSSI beberapa waktu lalu, lanjutnya, ada tahap-tahap yang perlu dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut.

Pieter Tanuri mendukung penggunaan VAR di Liga 1. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
"Karena semuanya ada suatu proses, tapi apapun untuk kemajuan pasti kami dorong. Kami mau secepat mungkin kalau bisa. Apakah tahun ini atau tahun depan, ada proses masalah kesiapan, alat, dan stadion. Jadi tidak bisa instan lah," ucapnya melanjutkan.

CNNIndonesia.com mencoba menghubungi PT LIB untuk diminta keterangan mengenai perkembangan terkini tentang kemungkinan penggunaan VAR di Liga 1 musim depan. Namun hingga berita ini dibuat, PT LIB belum merespon.

Liga 1 Wanita

Selain mendukung penggunaan VAR, Pieter juga antusias dengan ide PSSI untuk menyelenggarakan kompetisi sepak bola wanita atau Liga 1 Wanita. Ia mengaku belum dengar ide tersebut sebelumnya. Akan tetapi, ia mengapresiasi niat tersebut.

"Banyak hal positif yang sudah dilakukan pengurus [PSSI] sekarang. Tapi karena belum mencapai prestasi yang diinginkan, hal positif apapun yang sudah dilakukan seperti tidak terlihat. Begitu," ujar dia.

"Wasit sekarang banyak yang profesional, jumlah pelatih bertambah, penonton liga meningkat 50 persen, sponsorship jauh lebih tinggi, banyak deh. Tapi memang ujungnya harus prestasi. Apakah bisa diperbaiki? Saya yakin bisa," ujarnya kembali. (nva/jun)