Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Pencalonan itu tidak terlepas dari kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.
Keinginan menjadi tuan rumah disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan Presiden International Olympic Committee (IOC) di Istana Bogor pada 1 September lalu jelang Asian Games 2018 berakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, untuk bisa menggelar multievent sekelas Olimpiade Indonesia membutuhkan biaya yang tidak murah. Dikutip dari The Oxford Olympics Study 2016, penyelenggaraan Olimpiade dalam satu dekade terakhir membutuhkan biaya yang mahal.
Setiap negara yang menjadi tuan rumah ajang empat tahunan ini harus mengeluarkan biaya US$8,9 miliar atau setara dengan Rp125,7 triliun.
Indonesia diklaim sukses menggelar Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Rio de Janeiro yang menjadi tuan rumah Olimpiade 2016 atau edisi ke-31 mengeluarkan dana sebesar US$4,6 miliar. Angka itu termasuk biaya operasional seperti panitia, penyediaan teknologi, transportasi, tenaga kerja, biaya administrasi, hingga membangun venue pertandingan.
Menurut Reuters, biaya untuk penyelenggaraan Olimpiade Rio meningkat menjadi $13,2 miliar.
Dana lebih mahal justru dikeluarkan London ketika menggelar Olimpiade 2012. Ibu kota Inggris itu menggelontorkan dana sebesar US$15 miliar. Jumlah itu merupakan yang paling besar sepanjang sejarah untuk untuk pendanaan Olimpiade musim panas.
Biaya penyelenggaraan Olimpiade di luar penyediaan infrastruktur pendukung. (REUTERS/Bruno Kelly) |
Olimpiade Athena pada 2004 membutuhkan dana US$10,1 miliar. Jumlah itu meningkat dari perkiraan awal yang hanya US$5 miliar. Menurut Embassy of Greece, dana US$10,1 miliar tidak termasuk biaya proyek pembangunan yang dipercepat untuk Olimpiade, seperti jalan raya dan bandara.
Sementara, Olimpiade Sydney pada tahun 2000 memiliki pengeluaran sebesar US$5 miliar. Tetapi, Auditor-General of New South Wales menyebut Olimpiade Sydney menelan biaya hingga US$6,6 miliar.
Mayoritas dana-dana yang dibutuhkan di atas hanya untuk kebutuhan penyelenggaraan acara, mulai dari pembukaan, pertandingan hingga penutupan.
Di luar infrastruktur pendukung, tentu saja biaya yang dibutuhkan Indonesia untuk bisa menyamai kesuksesan Asian Games 2018 akan lebih besar untuk Olimpiade 2032. (sry/har)
Indonesia diklaim sukses menggelar Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Biaya penyelenggaraan Olimpiade di luar penyediaan infrastruktur pendukung. (REUTERS/Bruno Kelly)