Penetapan Hidayat ini akibat dugaan keterlibatannya dalam pengaturan skor pada pertandingan Madura FC versus PSS Sleman di kompetisi Liga 2 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi mengatakan peran Hidayat dalam pengaturan skor di laga antara Madura FC dan PSS Sleman ini cukup besar. Selain meminta PSS Sleman untuk dimenangkan dalam pertandingan, Dedi menyebut Hidayat juga berusaha menyuap Manajer Madura FC Januar Herwanto dengan uang sebesar Rp100 juta agar timnya membiarkan PSS Sleman menang.
Hidayat merupakan tersangka ke-16 dalam kasus dugaan pengaturan skor. (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto) |
Satgas juga masih mendalami fakta-fakta yang sudah ditemukan dalam kasus pengaturan skor di Liga 2 musim lalu. Tidak menutup kemungkinan temuan fakta dari penetapan tersangka Hidayat bakal menjalar ke pengaturan skor dari pertandingan lainnya.
Dengan penetapan tersangka Hidayat ini, maka ia menjadi tersangka pertama dalam skandal pengaturan skor di Liga 2. Namun untuk keseluruhan dugaan pengaturan skor secara keseluruhan, jumlah tersangka yang sudah ditetapkan oleh Satgas Anti Mafia Bola sudah mencapai 16 orang.
Kasus ini bermula ketika Hidayat yang dituduh Manajer Madura FC Januar Herwanto terlibat pengaturan skor di Liga 2. Januar menuding Hidayat menawarkan uang Rp100 juta agar Madura FC mengalah dari PSS Sleman di babak delapan besar musim lalu. (bin/ptr)
Hidayat merupakan tersangka ke-16 dalam kasus dugaan pengaturan skor. (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)