Liverpool Masuki Masa Mandul

CNN Indonesia | Senin, 04/03/2019 15:55 WIB
Liverpool Masuki Masa Mandul Juergen Klopp harus menemukan cara untuk bisa bangkit dan kembali tajam di lini depan. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Liverpool memasuki masa mandul dalam beberapa laga terakhir. Hal ini jelas situasi gawat bagi The Reds yang berambisi meraih prestasi musim ini, baik di Liga Inggris dan Liga Champions.

Dalam empat laga terakhir, Liverpool berhasil mencetak lima gol. Namun lima gol tersebut hanya bersumber dari satu pertandingan saja, yaitu ketika menghadapi Watford. Pada tiga laga lainnya, Liverpool selalu bermain imbang 0-0, mulai dari duel lawan Bayern Munchen, Manchester United, dan Everton.

Di laga lawan Everton, Liverpool tercatat melepaskan total tujuh tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Namun upaya pemain-pemain The Reds gagal membuahkan hasil. Skuat asuhan Juergen Klopp harus kembali puas dengan hasil 0-0.


Dari segi permainan, performa Liverpool saat menghadapi Everton lebih baik dibandingkan ketika berduel lawan Manchester United ataupun Bayern Munchen yang juga berakhir dengan skor 0-0. Tetapi Mohamed Salah dan kawan-kawan tidak bisa tampil mematikan saat melakukan penyelesaian akhir.
Mohamed Salah dan kawan-kawan tak bisa menembus pertahanan Everton.Foto: (Action Images via Reuters/Carl Recine)
Mohamed Salah dan kawan-kawan tak bisa menembus pertahanan Everton.
Gagal mencetak gol dalam tiga dari empat laga terakhir jelas jadi sinyal bahaya untuk Liverpool. Pasalnya kali terakhir Liverpool gagal mencetak gol adalah saat mereka kalah 0-2 dari Red Star Belgrade bulan November lalu. Setelah itu, Liverpool melewati 18 laga berikutnya dengan selalu mencetak gol.

Dengan dua hasil imbang di Liga Inggris, Liverpool membuang keunggulan tiga angka dari Manchester City yang ada pada tiga pekan lalu. 'The Citizens' yang meraih angka sempurna, walaupun dengan kemenangan tipis 1-0 di dua laga terakhir, kini bisa menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris dengan keunggulan satu angka atas Liverpool.

Kendala di lini depan ini harus bisa diatasi oleh Liverpool bila ingin bertahan dalam persaingan perburuan titel Liga Inggris sekaligus melaju lebih jauh di ajang Liga Champions.

Juergen Klopp kali ini punya jeda seminggu untuk mempersiapkan tim menghadapi laga berikutnya, yaitu duel lawan Burnley di Anfield, Minggu (10/3). Tiga hari kemudian, Liverpool bakal duel hidup-mati lawan Bayern Munich di ajang Liga Champions. (ptr/jun)