Jorge Lorenzo Dituntut Jadi Juara MotoGP 2019

CNN Indonesia | Rabu, 06/03/2019 13:23 WIB
Jorge Lorenzo Dituntut Jadi Juara MotoGP 2019 Jorge Lorenzo berada satu tim dengan Marc Marquez di Repsol Honda pada balapan MotoGP 2019. (REUTERS/Susana Vera)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ayah dari pebalap Repsol Honda Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, berharap putranya bisa menjadi juara dunia MotoGP untuk keempat kalinya sekaligus mengalahkan rekan setimnya Marc Marquez pada musim ini.

Menurut Chicho, pembalap berusia 31 tahun itu sangat tertantang untuk meraih kesuksesan bersama Repsol Honda. Lorenzo hijrah ke pabrikan asal Jepang setelah menjalani dua musim yang mengecewakan di Ducati.

"Kepindahan dari Yamaha ke Ducati sangat emosional, karena itu adalah perubahan pertama bagi Jorge dalam balapan papan atas. Akan tetapi, ketika kami lihat kepindahan ini ke tim Repsol Honda, ini betul-betul tantangan yang berbeda," ujar Chicho.


"Mereka berdua adalah dua orang juara yang hebat, dengan perangkat yang sama, motor yang sama, tim yang sama. Jika pada akhir musim Jorge sukses menempati podium pertama, rasanya lebih dari sekadar meraih gelar."

Chicho menilai keberadaan Lorenzo dan Marquez dalam satu tim yang sama akan menjadi suguhan yang menarik bagi para pencinta MotoGP. Apalagi, kedua pembalap ini sama-sama pernah merasakan nikmatnya meraih gelar MotoGP.

"Ini situasi yang sangat unik dengan dua juara dunia dalam satu tim. Ini akan menjadi menarik, tidak hanya untuk saya, tapi juga para penggemar, dan pebalap lain."

Ayah Lorenzo Klaim Putranya SiapJorge Lorenzo mengincar gelar keempatnya di MotoGP bersama Repsol Honda di balapan musim ini. (REUTERS/Susana Vera)
Lorenzo tercatat sudah tiga kali menjadi juara MotoGP pada 2010, 2012, dan 2015. Sedangkan Marquez telah lima kali juara pada 2013, 2014, 2016, 2017, dan 2018.

"Setiap orang mengikuti perkembangan keduanya dengan ekspektasi yang tinggi, ini sesuatu yang belum pernah ada dalam beberapa tahun sebelumnya," ucap Chicho.

Lorenzo masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan tunggangan barunya. Apalagi, ia baru kembali beraksi setelah mengalami retak tulang skafoid di pergelangan tangan kirinya pada Januari lalu.

"Saya siap memberikan seluruh kemampuan untuk memberikan hasil terbaik yang saya bisa di Honda. Sayangnya, saya belum bisa mengendarai motor dengan maksimal. Akan tetapi saya masih percaya kami bisa mencapai hasil yang baik di Qatar," ujarnya.

Seri perdana balapan MotoGP musim ini bakal berlangsung di Sirkuit Internasional Losail, Qatar pada 10 Maret. (map/jal)