PSG tersingkir setelah kalah 1-3 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Rabu (6/3) malam waktu setempat. Setan Merah lolos ke perempat final karena unggul jumlah gol tandang dengan agregat 3-3.
Usai laga itu Neymar meluapkan kemarahannya melalui akun media sosial karena wasit Damir Skomina seharusnya tak menghadiahi penalti kepada Setan Merah saat injury time babak kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neymar ikut menyaksikan dari tribune VVIP, laga PSG melawan Manchester United. (REUTERS/Christian Hartmann) |
"Tentu saja itu reaksi yang kuat. Kadang setelah pertandingan besar, Anda menggunakan kata-kata dan bereaksi secara emosional, kemudian Anda harus menenangkan diri beberapa jam kemudian."
"Dia ingin sekali kembali bersama kami [PSG] jika kami perempat final dan dia benar-benar berharap banyak di momen-momen kami bermain sehingga jangan terlalu keras kepadanya," ucap Tuchel usap pertandingan seperti dikutip dari Mirror.
"Saya enggan menafsirkan kata-kata yang digunakannya. Di momen yang panas ini, semua bisa cepat ditulis dalam telepon pintar," ujar Tuchel. (bac/har)
Neymar ikut menyaksikan dari tribune VVIP, laga PSG melawan Manchester United. (REUTERS/Christian Hartmann)