Juara All England, Bonus Ahsan/Hendra Dirahasiakan Menpora

CNN Indonesia | Senin, 11/03/2019 14:09 WIB
Juara All England, Bonus Ahsan/Hendra Dirahasiakan Menpora Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil jadi juara All England 2019 setelah mengalahkan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 11-21, 21-14, 21-12. (Reuters/Andrew Boyers)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan bakal memberikan bonus kepada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang berhasil menjadi juara All England 2019.

Menpora Imam mengatakan saat ini Kemenpora terus berkoordinasi dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) terkait semua rencana yang bakal dilakukan setelah Ahsan/Hendra jadi juara All England 2019. Koordinasi tersebut berkaitan dengan penjemputan dan pemberian bonus untuk keduanya.

"Kami terus berkoordinasi dengan PBSI tentang semua rencana setelah Ahsan/Hendra jadi juara All England, termasuk soal pemberian bonus yang pernah kami berikan kepada juara sebelumnya. Pastinya pemerintah ingin terus memberi penghargaan bagi atlet berprestasi karena mereka adalah pejuang sekaligus pahlawan olahraga Indonesia," kata Imam melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (11/3).


Meski begitu Imam enggan menyebut besaran bonus untuk Ahsan/Hendra yang menyabet gelar juara All England untuk kedua kalinya setelah 2014. Sebagai gambaran, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon menerima masing-masing Rp250 juta saat jadi juara All England 2018.

Imam Nahrawi Pasti Kucurkan Bonus untuk Ahsan/HendraMenpora Imam Nahrawi memastikan akan ada bonus untuk Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan yang menjadi juara di All England 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

"Nanti saja pas ketemu Hendra dan Ahsan saya sampaikan," ujar Imam.

Dihubungi terpisah Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan perwakilan Deputi VI Kemenpora sudah berkoordinasi dengan PBSI untuk penjemputan kepulangan Ahsan/Hendra. Gatot mengungkapkan PBSI sudah memberikan arahan kepada Kemenpora untuk menunggu kepulangan Ahsan/Hendra.

"Deputi IV sudah berkoordinasi dengan pihak PBSI tapi kalau tidak salah Ahsan/Hendra mau ke Swiss dulu. Sehingga belum tahu pulangnya mau kapan," terang Gatot.

Gatot memastikan pemerintah bakal memberikan perhatian kepada setiap atlet yang mampu memberikan prestasi terbaik.

"Kalau masalah bonus untuk single event itu tidak bisa disamakan dengan multi event, tidak bisa apple to apple. Semua ada ketentuannya, ada indikator sendiri-sendiri tapi yang jelas pemerintah akan memberi perhatian," ungkap Gatot.

Ahsan/Hendra berhasil jadi juara All England 2019 setelah mengalahkan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 11-21, 21-14, 21-12 di Birmingham Arena, Minggu (10/3) waktu setempat. Gelar tersebut menjadi satu-satunya yang dibawa pulang Indonesia pada turnamen bulutangkis tertua di dunia tersebut. (jal/har)