Timnas Indonesia U-23 memasukkan sejumlah nama baru untuk Kualifikasi Piala Asia U-23. Keenam nama itu adalah: TM Ichsan, Febby Eka Putra, Kadek Raditya, Mahir Radja Djamaoedin, Ezra Walian, Saddil Ramdani, dan Egy Maulana Vikri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkaca dari starting lineup Piala AFF U-22 dan Piala Asia U-19 2018, nama Saddil dan Egy Maulana berpotensi menjadi starter di Kualifikasi Piala Asia U-23.
Selain kecepatan, Saddil juga memiliki kemampuan melepaskan tembakan yang akurat. (AFP PHOTO / KIM DOO-HO) |
Khusus untuk Egy, pemain asal klub Lechia Gdansk ini juga bisa bermain sebagai playmaker di belakang penyerang utama. Indra Sjafri melakukan itu ketika Timnas Indonesia U-19 melawan Taiwan.
Sampai dengan saat ini lini serang Timnas Indonesia U-23 dikenal dengan komposisi pemain dengan kecepatan dan kualitas individu yang baik. Sebut saja Witan Sulaeman, Egy Maulana, Saddil Ramdani, Todd Rivaldo Ferre, hingga Osvaldo Haay.
Witan merupakan pemain yang bisa muncul dari lini kedua dan menjadi pembeda sekaligus pemecah kebuntuan. Egy dan Saddil bisa menyisir dari sisi sayap. Egy yang berusia 18 tahun juga punya olah bola yang baik di kotak penalti lawan.
Timnas Indonesia U-23 kelimpahan pemain berkualitas menyerang. (Dok. Istimewa) |
Sementara itu, karakter menyerang Osvaldo dan Todd Ferre tidak jauh berbeda. Keduanya bisa dimainkan di kedua sektor sayap dengan kecepatan dan akurasi tembakan yang baik. Di Piala AFF U-22 lalu Osvaldo bahkan bisa mencuri gol dengan sundulan berkat penempatan posisi yang baik.
Dengan kelimpahan pemain-pemain tersebut Indra Sjafri seharusnya tidak perlu lagi bingung dalam memilih komposisi starter. Pemain-pemain di atas berpeluang dirotasi sesuai kebutuhan Timnas Indonesia U-23.
Hanya saja, gun mengantisipasi permainan yang mudah terbaca lawan, Rachmat irianto dan kawan-kawan bisa juga memainkan umpan lambung jarak jauh. Timnas Indonesia U-23 hanya perlu menarik keluar garis pertahanan lawan untuk naik ke depan, lalu pemain belakang atau gelandang melepaskan umpan daerah untuk dikejar lini serang Garuda Muda dan menciptakan peluang gol.
Jika lini serang itu buntu, tim pelatih bisa memainkan Osvaldo Haay atau Todd Ferre guna mengubah permainan dan memecah kebuntuan. Todd Ferre sudah membuktikan itu di Piala Asia U-19 saat melawan Qatar, namun ia seperti tenggelam di Piala AFF U-22. (sry)
Selain kecepatan, Saddil juga memiliki kemampuan melepaskan tembakan yang akurat. (AFP PHOTO / KIM DOO-HO)
Timnas Indonesia U-23 kelimpahan pemain berkualitas menyerang. (Dok. Istimewa)