Sejujurnya tak ada ambisi besar untuk bisa menjuarai turnamen itu, nothing to lose saja. Ini juga hasil kerja keras dan kerja jujur. Saya tak macam-macam menyeleksi pemain. Semua benar-benar melalui seleksi yang objektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat berkarier sebagai pelatih Bali United pada 2015 hingga 2016, saya kembali dipercaya menangani Timnas Indonesia U-19. Targetnya adalah tembus ke semifinal Piala Asia U-19 2018 demi tiket Piala Dunia U-20 2019.
![]() |
Pengabdian saya di Merah Putih berlanjut. Timnas Indonesia U-23 adalah tugas berikutnya yang saya emban. Tembus ke putaran final, kemudian posisi empat besar Piala Asia U-23 menjadi target selanjutnya. Kami juga ditargetkan membawa pulang medali emas SEA Games 2019 di Manila.
Piala AFF U-22 di Phnom Penh menjadi ajang uji coba tim ini untuk target kami ke depan. Alhamdulillah Timnas Indonesia U-22 berhasil meraih juara.
Dan yang lebih membanggakan lagi, hampir semua tim saat itu menggunakan pelatih asing di Piala AFF U-22 2019, kecuali Malaysia dan Indonesia.
Jadi ada pesan-pesan yang saya sampaikan lewat prestasi, mudah-mudahan orang baca ini. Bahwa kami memang mampu sebenarnya. Hanya kadang-kadang dieliminasi oleh ketidakpercayaan kepada anak bangsa sendiri. Namun, kita juga tidak boleh menutup diri dengan ilmu-ilmu pembelajaran dari luar. Kita harus belajar.
Indra Sjafri memiliki beban berat bersama Timnas Indonesia U-23 tahun ini. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Main bola itu kan hanya satu bola berpindah-pindah untuk sampai dan masuk ke gawang lawan. Sederhana kok main bola sebenarnya. Tidak perlu definisi yang ini-itu. Sepak bola saya, sepak bola sederhana. Tidak pakai istilah yang macam-macam. Saya kritik keras jika ada yang menyamakan permainan kami dengan tiki-taka di Spanyol dan lain sebagainya.
Yang dipunyai Indonesia bukan tiki-taka, tapi sepak bola sederhana itu. Filosofi saya sepak bola menyerang by passing game (membangun serangan menekankan pada umpan-umpan pendek yang dinamis). Hanya masalahnya, bisa tidak diterapkan pemain Indonesia?


Indra Sjafri memiliki beban berat bersama Timnas Indonesia U-23 tahun ini. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Indra Sjafri berhasil merebut dua gelar Piala AFF bersama Timnas Indonesia U-19 dan U-22. (CNN Indonesia/Hesti Rika)


Egy Maulana merupakan salah satu pemain dari hasil blusukan Indra Sjafri. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)