Giggs: Ronaldo Bukan Pemain Terbaik di Man United

CNN Indonesia | Kamis, 21/03/2019 05:35 WIB
Giggs: Ronaldo Bukan Pemain Terbaik di Man United Ryan Giggs menganggap Cristiano Ronaldo bukan pemain terbaik di Manchester United sepanjang kariernya. (Action Images via Reuters / Carl Recine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda Manchester United, Ryan Giggs, menyebut Cristiano Ronaldo bukan merupakan pemain terbaik saat masih memperkuat Setan Merah.

Ada nama lainnya bahkan dinilai Giggs masih lebih baik dari penyerang asal Portugal tersebut kala itu.

Dikutip dari Daly Star, Giggs pernah ditanya soal pemain terbaik yang pernah bermain bersama ketika masih di Man United. Ia sempat menjawab bahwa pemain itu adalah Ronaldo.


Kemudian, ia langsung menjelaskan lebih lanjut bahwa Ronaldo bukan pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya sepanjang karier mantan pemain asal Wales itu.

Paul Scholes disebut Ryan Giggs pernah berstatus sebagai pemain terbaik di Manchester United. (Paul Scholes disebut Ryan Giggs pernah berstatus sebagai pemain terbaik di Manchester United.  (Action Images via Reuters/Carl Recine)
"Dia [Ronaldo] adalah pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya. Namun, pemain terbaik secara keseluruhan bermain di [Manchester] United adalah Paul Scholes."

"Paul Scholes adalah sosok pemain yang sangat cerdas. Ia tidak terlalu cepat, tapi dia tahu ke mana bola akan mengarah atau yang harus ia lakukan ketika bola mengarah kepadanya," ujar Giggs.

Giggs dan Scholes merupakan rekan seangkatan generasi emas Manchester United yang merupakan jebolan 'Class of 92'.

Pensiun sebagai pesepakbola, Giggs pernah menjadi asisten pelatih Man United di era Luis van Gaal. Ia kemudian hengkang setelah kursi manajer diambil alih oleh Jose Mourinho.
Giggs: Ronaldo Bukan Pemain Terbaik di Man United
Mantan gelandang 45 tahun tersebut saat ini tengah sibuk menangani timnas Wales untuk persiapan kualifikasi Piala Eropa 2020.

Sementara itu, karier kepelatihan Scholes tampaknya belum semulus Giggs. Ia sempat melatih klub League Two atau divisi keempat Liga Inggris, Oldham Athletic.

Namun baru sebulan menangani klub itu, Scholes memilih mundur. Ia hanya mampu membantu Odlham meraih sekali kemenangan. Sisanya adalah tiga kali kalah dan tiga kali imbang. (bac/bac)