Masuk ke Liga Champions musim ini dengan jatah peringkat kedua Eredivisie musim lalu, Ajax harus menjalani fase kualifikasi lebih dulu.
Lihat juga:Messi Lagi, Messi Lagi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ajax untuk kali pertama ke semifinal Liga Champions setelah musim 1996/1997. (REUTERS/Susana Vera) |
Melawan sang juara bertahan, Ajax tumbang 1-2 ketika bermain di Stadion Johan Cruyff Arena. Dalam laga tandang di Stadion Santiago Bernabeu, Ajax membuat keunggulan Madrid tidak berarti.
Melewati adangan Madrid, Ajax kemudian bertemu dengan salah satu klub besar Eropa lainnya, Juventus, yang kini diperkuat Cristiano Ronaldo.
Nama besar Ronaldo dan Juventus tidak dapat menghentikan derap langkah pemain-pemain muda Ajax. Pada musim ini skuat Ajax memiliki rata-rata usia 24,1 tahun.
Andalan-andalan muda seperti De Ligt, Frenkie de Jong, Donny van de Beek, David Neres, dan Kasper Dolberg yang belum mencapai 22 tahun berkolaborasi dengan pemain-pemain dengan usia yang lebih matang macam Hakim Ziyech, Lasse Schone, Dusan Tadic, dan Daley Blind.
Pada laga semifinal, Ajax akan menghadapi pemenang dalam laga antara Tottenham Hotspur dan Manchester City. Jika mampu mempertahankan performa, kemungkinan Ajax melaju ke final Liga Champions seperti pada musim 1994/1995 dan 1995/1996. (nva/har)
Ajax untuk kali pertama ke semifinal Liga Champions setelah musim 1996/1997. (REUTERS/Susana Vera)