Kevin/Marcus Kalah, Pelatih Justru Waswas Kalau Menang Terus

CNN Indonesia | Jumat, 19/04/2019 11:13 WIB
Kevin/Marcus Kalah, Pelatih Justru Waswas Kalau Menang Terus Kevin/Marcus gagal membawa pulang gelar juara di Malaysia dan Singapura. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih ganda putra PBSI Herry Iman Pierngadi mengakui ada penurunan pada penampilan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, namun ia juga khawatir jika The Minions selalu meraih kemenangan.

Kevin/Marcus gagal membawa pulang gelar juara dari Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka yang berlangsung pada akhir Maret dan awal April.

Pasangan nomor satu dunia itu rontok di fase perempat final pada Malaysia Terbuka setelah kalah dari Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto. Sedangkan di Singapura Terbuka, Kevin/Marcus kalah dari Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda di semifinal.


Bagi Herry IP kekalahan Kevin/Marcus tidak terlepas dari penampilan lawan yang sudah mempelajari permainan ganda putra andalan Indonesia tersebut. Selain itu Herry juga mengakui performa yang tidak maksimal dari anak asuhnya.

Herry Iman Pierngadi tetap optimistis kendati Kevin/Marcus gagal meraih gelar juara.Herry Iman Pierngadi tetap optimistis kendati Kevin/Marcus gagal meraih gelar juara. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
"Memang kalau saya lihat, Kevin/Marcus ada sedikit penurunan. Saya belum ngobrol sama mereka, apa mungkin ada rasa jenuh, sudah tidak ada tantangan, atau seperti apa? Kalau saya berpikirnya positif, menjelang olimpiade, kalau menang-menang terus, sejarah sudah membuktikan, nanti di Olimpiade masih tanda tanya," jelas Herry dikutip dari situs resmi PBSI.

"Idealnya sih memang menang-menang dan di olimpiade juga menang. Kevin/Marcus belum dapat gelar juara dunia dan emas olimpiade, jadi target utamanya memang di dua kejuaraan itu," sambungnya.

Kevin/Marcus Kalah, Pelatih Justru Waswas Kalau Menang Terus
Pelatih yang sudah berada di Pelatnas PBSI sejak 1993 itu tetap optimistis menanggapi kekalahan Kevin/Marcus menjelang tampil di Olimpiade.

"Kevin/Marcus karena sudah terbiasa menang, sehingga orang sudah terbius sama menang-menang, kalau kalah nggak boleh. Padahal kan mereka sudah fokus, jadi ada pressure harus menang. Kalau menurut saya, kekalahan mereka, ada positifnya juga. Kalau menang terus nanti saya malah khawatir di olimpiade, ya tapi kalau kalah terus juga nggak bagus," terang Herry.

Untuk mengevaluasi penampilan Kevin/Marcus, Herry pun mengaku sudah meminta bantuan tim peneliti PBSI.

Secara keseluruhan Herry mengapresiasi penampilan pasangan-pasangan ganda putra Indonesia termasuk Fajar/Rian, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Wahyu Nayaka/Ade Pankaryanira, dan Berry Angriawan/Hardianto. (nva/nva)


BACA JUGA