Lalu Zohri Raih Perak di Kejuaraan Atletik Asia 2019

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 02:00 WIB
Lalu Zohri Raih Perak di Kejuaraan Atletik Asia 2019 Lalu Muhammad Zohri raih medali perak di Kejuaraan Atletik Asia 2019. (REUTERS/Darren Whiteside)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri sukses meraih medali perak pada lari 100 meter di Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Senin (22/4) waktu setempat.

Pelari asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat itu menjadi sprinter Indonesia yang kembali menyabet perak setelah 34 tahun lamanya. Pelari Indonesia pertama yang berhasil meraih medali perak adalah Purnomo Yudhi pada Kejuaraan Atletik Asia 1985 di Jakarta.


Purnomo Yudhi saat itu membukukan catatan waktu 10,33 detik. Sedangkan medali emas diraih Zheng Chen dengan catatan waktu 10,28 detik.


Lalu Zohri jauh melampaui catatan Purnomo Yudhi pada 1985 dengan catatan waktu 10,13 detik. Ia juga mampu memperbaiki catatan waktunya dari 10,15 detik di semifinal. Catatannya itu hanya berbeda 0,2 detik dari peraih medali emas, Yoshihide Kiryu asal Jepang yang membukukan 10,10 detik.

Lalu Muhammad Zohri hanya menorehkan catatan waktu 10,20 detik di lari 100 meter Asian Games 2018. (Lalu Muhammad Zohri hanya menorehkan catatan waktu 10,20 detik di lari 100 meter Asian Games 2018. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino
Lalu Zohri juga mengalahkan sprinter andalan China, Wu Zhiqiang. Selisihnya bahkan cukup jauh yakni 0,5 detik lebih cepat dari Zhiqiang.


Ia memperbaiki catatan waktu terbaiknya saat meraih medali emas di Kejuaraan Atletik Junior Dunia di Tampere, Finlandia, pada 20 Juli 2018. Saat itu Zohri menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 10,18 detik.

Lalu Zohri juga memperbaiki catatan waktunya di lari 100 meter Asian Games 2018 yakni 10,20 detik.

Ia sebelumnya sudah mematahkan rekor nasional yang dipegang Suryo Agung yakni 10,17 detik di SEA Games 2009 di Vientiane. Pelari 18 tahun itu tembus 10,15 detik di peringkat kedua pada fase semifinal.

Lalu Zohri Raih Perak di Kejuaraan Atletik Asia 2019
Rekor Suryo Agung sebagai manusia tercepat Asia Tenggara itu pun hanya bertahan sembilan tahun delapan bulan.

Suryo Agung juga sebelumnya berhasil memecahkan rekor Mardi Lestari yakni 10,20 detik yang sempat bertahan selama 20 tahun. Pendahulunya itu mencatatkan rekor tersebut pada lari 100 meter di SEA Games 1989 Kuala Lumpur. (bac/bac)