Rivalitas Empat Besar Liga Inggris: Milik Tottenham dan MU

sry, CNN Indonesia | Kamis, 25/04/2019 19:58 WIB
Rivalitas Empat Besar Liga Inggris: Milik Tottenham dan MU Tottenham dan Man United lebih berpeluang ke Liga Champions. (REUTERS/Eddie Keogh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Klub asal London, Tottenham Hotspur, dan Manchester United lebih berpeluang berada di peringkat besar klasemen akhir Liga Primer Inggris.

Liga Primer Inggris tidak saja sengit dalam perebutan gelar juara, tetapi juga peringkat empat besar yang menjadi tiket ke Liga Champions musim depan.

Tiket menuju empat besar makin panas lantaran tiga tim yang masih berpeluang kerap membuang kesempatan menambah poin. Mulai dari Man United yang kalah dari Everton serta Manchester City, tumbangnya Arsenal dari Crystal Palace dan Wolverhampton Wanderers, serta Chelsea yang bermain imbang 2-2 dengan Burnley.


Kini, empat tim di bawah Man City dan Liverpool: Tottenham Hotspur, Chelsea, Arsenal, hingga Man United masih memiliki peluang dalam memperebutkan posisi keempat di klasemen akhir.

Dari keempat klub tersebut, Tottenham dan Man United punya kans lebih besar. Performa kedua tim dan tiga pertandingan tersisa menjadi faktor penentu peluang bagi keduanya.

Dalam lima laga terakhir, Tottenham meraih tiga kemenangan dan menelan dua kekalahan. Namun, lolosnya Tottenham ke semifinal Liga Champions (melawan Ajax Amsterdam) akan menambah motivasi skuat Mauricio Pochettino itu untuk tidak keluar dari peringkat keempat.

Chelsea bakal fokus menjuarai Liga Europa.Chelsea bakal fokus menjuarai Liga Europa. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Di tiga laga tersisa, Tottenham akan melawan dua tim papan tengah (West Ham United dan Everton) serta Bournemouth yang ada di papan bawah. Dengan memenangi tiga laga tersebut, peringkat ketiga bisa menjadi milik Tottenham.

Persaingan terberat bakal dilakoni tiga tim di bawah Tottenham: Chelsea, Arsenal, dan MU. Ketiga tim itu akan mati-matian untuk meraih satu tiket tersisa. Perolehan poin yang ketat bisa terjadi hingga akhir musim.

Chelsea dan MU akan menjalani laga penting pada Sabtu (27/4) di Old Trafford. Jika bisa memenangi laga tersebut, kans MU akan lebih besar dibanding Chelsea atau Arsenal untuk berada di posisi keempat.

Juara Liga Inggris 20 kali itu diprediksi bisa menang di dua pertandingan tersisa melawan Huddersfield Town dan Cardiff City, dua tim dari papan bawah. Dengan meraih tiga kemenangan di tiga laga tersisa, MU bisa mengoleksi 73 poin pada akhir musim.

Arsenal menelan dua kekalahan beruntun di Liga Primer Inggris.Arsenal menelan dua kekalahan beruntun di Liga Primer Inggris. (Reuters/Matthew Childs)
Akan tetapi, Paul Pogba dan kawan-kawan lebih dulu harus menuntaskan masalah internal mereka usai hasil buruk dalam tiga laga terakhir yang berbuntut kekalahan. Tidak hanya itu, kondisi ruang ganti Setan Merah juga dirumorkan tengah memanas.

Dengan kondisi internal yang tidak normal, Man United akan kesulitan mencapai empat besar. Namun, jika persoalan itu bisa dituntaskan, keajaiban bakal menjadi milik juara Liga Inggris 20 kali itu yang kini menempati peringkat keenam.

Bagi Chelsea, kalah dari MU akan fatal. Karena dua lawan lain yang dihadapi Chelsea adalah dua klub papan tengah, Watford dan Leicester City.

Bukan saja melawan tim yang tidak mudah, Chelsea juga harus membagi konsentrasi dengan Liga Europa saat melawan Eintracht Frankfurt di babak semifinal, Kamis (2/5), usai lawan MU.

The Blues diyakini tidak akan melepas kesempatan menjuarai Liga Europa begitu saja. Namun apabila terlalu fokus di Eropa lengah di kompetisi domestik, Watford dan Leicester bisa menjadi batu sandungan berikutnya bagi Chelsea. Bukan tidak mungkin Chelsea hanya akan meraih dua atau empat poin dari tiga pertandingan tersisa.

Klub terakhir yang ikut dalam pertarungan peringkat empat besar adalah Arsenal. Untuk menghidupkan peluang ke Liga Champions musim depan The Gunners perlu bangkit dari dua kekalahan beruntun sebelumnya dan menang atas Leicester pada Minggu (28/4).

Rivalitas Empat Besar Liga Inggris: Milik Tottenham-MU
Memenangi laga di pekan ke-36 itu akan tetap menghidupkan asa klub London Utara itu ke empat besar. Karena setelah lawan Leicester, fokus Arsenal akan 'diganggu' dengan menghadapi Valencia di Liga Europa.

Apabila kalah dari Leicester, The Gunners bisa memiliki poin maksimal 72, itu pun jika meraih kemenangan atas dua tim papan bawah, Brighton and Hove Albion serta Burnley di dua laga tersisa.

Namun leg kedua semifinal Liga Europa akan berada di antara dua pertandingan tersisa Liga Primer Inggris itu. Liga Europa tidak saja membagi konsentrasi, tetapi juga kebugaran skuat asuhan Unai Emery.

Melihat peluang keempat tim, Tottenham dan MU bisa lebih diunggulkan ke Liga Champions musim depan mendampingi Man City dan Liverpool. Tottenham bisa mengumpulkan 79 poin, Man United 73 poin, Chelsea, 73 poin, dan Arsenal 72 poin.

Kendati demikian, jika tidak bisa lolos lewat prosedur empat besar klasemen, Chelsea dan Arsenal masih bisa menembus babak grup Liga Champions apabila memenangi Liga Europa musim ini. Dengan Chelsea atau Arsenal lolos ke Liga Champions sebagai juara Liga Europa, maka Liga Primer Inggris bisa menyumbang lima tim ke level elite turnamen antarklub Eropa itu. Peringkat keempat klasemen akhir Liga Primer tidak akan terganggu dengan tim juara Liga Europa. (jun)