Imam Nahrawi Pastikan Isu Mundur dari Menpora Hoaks

CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 23:17 WIB
Imam Nahrawi Pastikan Isu Mundur dari Menpora Hoaks Imam Nahrawi membantah kabar yang menyebutkan dirinya mundur dari jabatan Menpora. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Imam Nahrawi membantah kabar yang menyatakan dirinya mengundurkan diri dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Imam memastikan kabar tersebut hoax.

"Hoaks (kabar mundur dari Menpora)," ujar Imam Nahrawi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (30/4).

Imam Nahrawi turut mempertanyakan sumber informasi terkait kabar dirinya mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya sejak 26 Oktober 2014 lalu.


"Isu dari mana itu?" tanya Imam saat CNNIndonesia.com mengonfirmasi isu pengunduran diri Imam yang beredar sejak Selasa sore.

Imam Nahrawi Pastikan Isu Mundur dari Menpora HoaksImam Nahrawi ramai dikabarkan bakal mundur dari jabatan Menpora sejak Selasa (30/4) sore. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Sebelumnya, Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto juga menyebut isu pengunduran diri Imam Nahrawi sebagai berita bohong.

"Hoaks," kata Gatot S. Dewa Broto saat menanggapi rumor pengunduran diri Imam Nahrawi di grup Whatsapp Kemenpora.

Imam Nahrawi Pastikan Isu Mundur dari Menpora Hoaks
Gatot mengaku belum mendengar rumor tersebut saat dikonfirmasi CNNINdonesia.com. Isu Imam Nahrawi mengundurkan diri dari jabatan Menpora sendiri muncul di kalangan pewarta setelah menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Selasa sore.

Pertemuan Imam Nahrawi dengan Jokowi itu merupakan kunjungan yang tidak terjadwal dalam agenda resmi kepresidenan. Jokowi sendiri tidak memiliki agenda lain karena harus berangkat ke Kabupaten Boyolali pukul 19.00 WIB untuk kunjungan kerja.

Seusai pertemuan Imam Nahrawi tidak banyak bicara dan hanya tersenyum kepada wartawan sembari mengatakan kunjungannya ke Istana Kepresidenan hanya sekadar silaturahmi.

Kehadiran Imam di Istana Kepresidenan hanya berselang satu hari setelah menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia. Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Staf Kemenpora Eko Triyanto, Kepala Bidang Sentra Olahraga Pendidikan Kemenpora Adi Purnomo, dan Deputi Bidang Peningkatan Olahraga Kemenpora Mulyana sebagai tersangka. (TTF/jal)