Klopp Salah, Barcelona Bukan Punya 10 Pemain Kelas Dunia

CNN Indonesia | Jumat, 03/05/2019 06:52 WIB
Klopp Salah, Barcelona Bukan Punya 10 Pemain Kelas Dunia Juergen Klopp menganggap Barcelona memiliki sepuluh pemain kelas dunia. (REUTERS/Albert Gea)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketakutan manajer Liverpool Juergen Klopp sebelum melawan Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (1/5) malam waktu setempat, menjadi kenyataan. Namun, pernyataan Klopp tentang Barcelona punya 10 pemain kelas dunia tidak tepat.

Liverpool menelan kekalahan 0-3 dari Barcelona pada leg pertama di Camp Nou. Dua gol dari Lionel Messi dan satu gol dari Luis Suarez memastikan modal berharga untuk Barcelona jelang bertandang ke markas Liverpool pekan depan.

Dalam konferensi pers jelang Barcelona vs Liverpool, Klopp mengungkapkan ketakutan terhadap ancaman Messi. Pelatih asal Jerman itu mengakui Messi adalah ancaman terbesar gawang Liverpool. Terbukti La Pulga dua kali membobol gawang Alisson Becker pada laga dini hari tadi.


Klopp menganggap Liverpool dalam posisi sulit melawan Barcelona, karena mereka tidak boleh hanya fokus mematikan pergerakan Messi. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu menganggap Barcelona punya Messi dan sepuluh pemain kelas dunia.

"Barcelona bukan hanya Messi, tapi tentunya Messi pemain luar biasa. Apakah kami harus konsentrasi menjaga Messi? Kami harus melakukannya, di momen-momen tertentu. Tapi, kemudian mereka punya sepuluh pemain kelas dunia yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan," ujar Klopp.

Klopp Salah, Barcelona Bukan Punya 10 Pemain Kelas DuniaLiverpool mengalami kekalahan telak di Camp Nou. (REUTERS/Albert Gea)
Pernyataan Klopp di atas jelas salah, karena jika dilihat dari skuat Barcelona saat ini, seluruh pemain di klub asal Katalonia itu adalah kelas dunia. Hal itu bisa dilihat dari Starting XI Barcelona saat mengalahkan Liverpool.

Pelatih Ernesto Valverde secara mengejutkan memainkan Arturo Vidal sejak awal laga di lini tengah ketimbang Arthur Melo yang selama ini berstatus sebagai starter. Keputusan Valverde itu tidak membuat pendukung Barcelona panik, karena mereka tahu baik Vidal dan Arthur sama-sama berstatus pemain kelas dunia.

Meski Vidal jarang dimainkan sebagai starter musim ini, fan Barcelona tetap tenang melihat keputusan Valverde. Pasalnya, gelandang asal Chile itu adalah salah satu gelandang box-to-box terbaik di Eropa dalam satu dekade terakhir. Vidal memang kurang memberikan kontribusi, tapi permainan tanpa lelahnya mampu merepotkan lini tengah Liverpool yang diisi empat pemain bertipe gelandang perusak.

Skuat Terdalam di Dunia

Tiga pergantian dilakukan Valverde saat melawan Liverpool. Jika melihat tiga pemain yang dimasukkan Valverde, Ousmane Dembele, Nelson Semedo, dan Carles Alena, Barcelona bisa dibilang sebagai klub dengan skuat terdalam di dunia saat ini.

Memasuki menit ke-60, Valverde sempat mengganti formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2 dengan menarik keluar Philippe Coutinho dan memasukkan Semedo. Dua pergantian pemain lainnya terjadi pada menit ke-90 ketika Luis Suarez digantikan Dembele dan Sergi Roberto digantikan Alena.

Klopp Salah, Barcelona Bukan Punya 10 Pemain Kelas Dunia
Melihat empat pemain cadangan yang tidak digunakan Valverde saat mengalahkan Liverpool, semuanya berstatus pemain kelas dunia atau kelas A. Keempat pemain itu adalah Arthur, bek juara dunia Samuel Umtiti, Malcom, dan kiper timnas Belanda Jasper Cillessen.

Dengan skuat yang dimiliki saat ini pantas kiranya Barcelona difavoritkan menjadi juara Liga Champions dan meraih treble musim ini. Selain sudah memastikan gelar La Liga Spanyol, Barcelona juga akan menghadapi Valencia pada final Copa del Rey, 25 Mei mendatang.

Manajemen klub yang apik membuat Barcelona mampu bersaing di setiap musimnya meski pergantian pelatih sering terjadi. Perekrutan pemain yang tepat juga menjadi kunci. Yang paling utama Barcelona mampu bertahan setelah era Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.

Kini Klopp punya waktu satu pekan untuk mencari cara untuk bisa membalikkan defisit tiga gol saat Liverpool menjamu Barcelona pada leg kedua di Stadion Anfield, Selasa (7/5) malam waktu setempat.

Satu hal yang pasti harus diperbaiki Klopp di leg kedua, yakni penyelesaian akhir yang lebih sempurna. Pasalnya, di leg pertama Liverpool terlalu banyak membuang peluang untuk mencetak gol tandang yang sangat berharga. (har/nva)