Eks Pejudo Wanita Yakin Kalahkan Khabib Nurmagomedov

CNN Indonesia | Jumat, 10/05/2019 00:05 WIB
Eks Pejudo Wanita Yakin Kalahkan Khabib Nurmagomedov Mantan pejudo wanita asal Amerika Serikat, Kayla Harrison, yakin bisa mengalahkan petarung UFC Khabib Nurmagomedov di duel judo. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pejudo Amerika Serikat, Kayla Harrison, yakin bisa mengalahkan petarung seni bela diri campuran UFC, Khabib Nurmagomedov, dalam sebuah pertarungan judo.

Peraih dua medali emas Olimpiade di kelas -78 kilogram tersebut tidak bermaksud untuk menantang Khabib bertarung. Namun apabila Khabib ingin bertarung judo melawan Kayla, perempuan yang kini 28 tahun tersebut akan dengan senang hati melayani.

"Apakah saya akan mengalahkan Khabib? Maksud saya, saya pikir saya mampu mengalahkan dia dalam aturan judo. Sangat yakin 100 persen saya bisa mengalahkan Khabib," kata Harrison seperti yang dikutip dari TMZ.


Harrison merupakan perempuan kelahiran Middletown, Ohio. Ia mulai berlatih judo sejak usia enam tahun setelah sang ibu yang memiliki sabuk hitam memperkenalkan olahraga tersebut.

Mantan pejudo wanita Amerika Serikat, Kayla Harrison, mulai mencoba dunia beladiri campuran. (Mantan pejudo wanita Amerika Serikat, Kayla Harrison, mulai mencoba dunia beladiri campuran. (Foto: ack GUEZ / AFP)
Sembilan tahun sejak berkenalan dengan olahraga judo, Harrison memenangkan dua kejuaraan nasional. Kegembiraan meraih gelar juara berubah menjadi masa kelam dalam hidup dia, lantaran sang pelatih Daniel Doyle melakukan pelecehan seksual.

Tindakan pelecehan tersebut diketahui oleh rekan Harrison dan dilaporkan ke polisi. Doyle mendekam di penjara selama 10 tahun, dan Harrison dikembalikan ke sang ibu.

Sebulan setelah pelecehan tersebut terungkap, Harrison pindah dari Ohio ke Boston untuk dilatih sang ayah dan mantan pejudo profesional, Jimmy Pedro.

Eks Pejudo Wanita Yakin Kalahkan Khabib Nurmagomedov
Selama menjadi pejudo profesional, Harrison meraih dua medali emas Olimpiade di London pada 2012 dan Rio de Janeiro pada 2016. Ia juga meraih juara dalam Kejuaraan Dunia Judo di Tokyo pada 2010.

Usai meraih medali emas di Olimpiade 2016, Harrison memutuskan untuk menjadi petarung seni bela diri campuran (mixed martial arts). Dalamtiga laga yang telah dijalani di ajang MMA, Harrison berhasil melaluinya dengan kemenangan. (map/bac)