Terancam Absen di Liga Champions, Man City Serang Balik UEFA

CNN Indonesia | Jumat, 17/05/2019 06:01 WIB
Terancam Absen di Liga Champions, Man City Serang Balik UEFA Manchester City serang balik UEFA. (Reuters/John Sibley)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juara Liga Primer Inggris Manchester City bakal melakukan serangan balik kepada UEFA yang baru-baru ini melayangkan ancaman larangan bermain satu edisi di Liga Champions.

Sebelumnya UEFA berjanji akan melaporkan hasil investigasi Financial Fair Play atau keuangan transfer Man City yang disebut menyisakan kejanggalan. Manajemen The Citizens diduga terlibat penggelapan dana dari Abu Dhabi United Group.

Daily Mail melaporkan, Man City akan mengajukan pembelaan terperinci lebih dari 100 halaman untuk melawan pengumuman UEFA.


City bakal mengajukan banding atas potensi sanksi yang mengancamnya. Bahkan kasus ini kemungkinan akan dilanjutkan hingga Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga.

Man City juara Liga Primer Inggris 2018/2019.Man City juara Liga Primer Inggris 2018/2019. (REUTERS/Toby Melville)
"Keputusan itu mengandung kesalahan, salah tafsir, dan membingungkan yang berasal dari kurangnya dasar proses hukum," demikian pernyataan klub seperti dikutip Daily Mail.

City menegaskan kecewa dengan pengumuman mendadak dari laporan yang dipimpin Kepala Investigator IC CFCB Yves Leterme. Hasil investigasi dari tim Leterme kemudian bocor dan dirilisi media Jerman, Der Spiegel.

Terancam Absen di Liga Champions, Man City Serang Balik UEFA
"Kebocoran laporan di media selama sepekan terakhir merupakan indikasi dari proses yang telah diawasi langsung Mr Leterme."

"Tuduhan penyimpangan keuangan sepenuhnya salah dan rujukan IC CFCB mengabaikan sejumlah bukti valid yang diberikan Manchester City FC kepada dewan."

Jika tuduhan Financial Fair Play benar maka Man City akan mendapat sanksi larangan tampil di Liga Champions musim 2019/2020. Sanksi ini bisa menjadi berkah bagi Arsenal yang akan jadi pengganti posisi City. (jun/bac)