Kisah Bale di Madrid: Dari Pahlawan Jadi Pecundang

CNN Indonesia | Senin, 20/05/2019 16:26 WIB
Kisah Bale di Madrid: Dari Pahlawan Jadi Pecundang Gareth Bale kehilangan tempat di tim utama Real Madrid. (REUTERS/Sergio Perez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiprah penyerang sayap Real Madrid, Gareth Bale, lambat laun memudar meski sempat bersinar di awal kariernya bersama Los Merengues.

Bale bergabung dengan Madrid usai mencapai kesepakatan kontrak enam tahun pada 1 September 2013. Football Leaks mengabarkan nilai kesepakatan Bale mencapai £100,8 juta atau kurang lebih Rp1,6 triliun.

Kehadiran Bale sempat menjadi angin segar bagi Los Merengues yang mengandalkan Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo sebagai trio lini serang yang tak terbendung tim manapun di Eropa. Daya ledak tiga pemain ini begitu luar biasa, sehingga mereka dijuluki trio BBC.


Di tahun pertama Bale membela Madrid, pemain asal Wales ini meraih empat gelar juara yaitu Copa del Rey (2013-2014), Liga Champions (2013-2014), Piala Super Eropa (2014), dan Piala Dunia Antarklub (2014). Gelar juara Liga Champions bahkan dipertahankan selama tiga musim berturut-turut.

Kisah Bale di Madrid: Dari Pahlawan Jadi PecundangGareth Bale hanya bisa mencetak 14 gol untuk Real Madrid musim ini. (REUTERS/Heino Kalis)
Namun perlu disadari, sejak dibeli dari Tottenham Hotspur pada 2013, Bale tidak pernah benar-benar menjadi bintang pujaan di Los Vikingos. Ia selalu berada di bawah bayang-bayang Ronaldo, Benzema hingga Luka Modric.

Menariknya ketika Ronaldo sudah meninggalkan Santiago Bernabeu atau ketika Benzema dan Modric bermain buruk, Bale tetap tidak mampu merebut hati pendukung Madrid. Terakhir, Bale dicemooh pendukung Madrid saat mengalahkan Eibar 2-1 di Santiago Bernabeu, 6 April 2019.

Pemain berusia 29 tahun kembali jadi bahan cemooh fan Madrid ketika Los Blancos menjamu Athletic Bilbao dalam lanjutan La Liga 2018/2019 di Stadion Santiago Bernabeu, 21 April . Cemoohan fan El Real terus terdengar tiap kali Bale memegang bola.

Bale mendapat olok-olok karena dianggap tidak memenuhi ekspektasi sebagai pengganti Ronaldo yang hengkang pada pertengahan tahun 2018 ke Juventus.

Masa depannya di tim ibukota Spanyol semakin buram karena mulai dilupakan pelatih Zinedine Zidane. Pemain berusia 29 tahun sudah absen membela Madrid dalam tiga laga terakhir di Liga Spanyol.

Kisah Bale di Madrid: Dari Pahlawan Jadi Pecundang
Bale tidak masuk dalam skuat saat Madrid menghadapi Villarreal dan Real Sociedad. Sementara pada pekan terakhir Liga Spanyol, Bale hanya duduk di bangku cadangan saat timnya kalah 0-2 dari Real Betis di Santiago Bernabeu, 19 Mei lalu.

Bale memang bermasalah dengan konsistensi setiap musimnya dan sering menepi karena cedera. Hal itu pula yang membuat Bale hanya bisa mencetak 14 gol 42 penampilan di semua ajang musim ini.

Kini, Bale disinyalir akan hengkang dari Madrid sebelum kontraknya usai pada Juni 2022. Agen Bale juga dikabarkan telah membuka kemungkinan bagi klub-klub yang menginginkan jasa sang klien.

Paris Saint-Germain (PSG) diklaim tengah menyiapkan dana fantastis untuk mendatangkan tiga pemain bintang Real Madrid di bursa transfer pada Agustus mendatang. Selain Bale, PSG berencana mendatangkan Toni Kroos dan Isco musim depan. (map/jal)