Perpisahan Emosional De Rossi Usai 18 Tahun Mengabdi di Roma

CNN Indonesia | Senin, 27/05/2019 05:56 WIB
Perpisahan Emosional De Rossi Usai 18 Tahun Mengabdi di Roma Daniele De Rossi berpamitan setelah 18 tahun membela AS Roma. (Filippo MONTEFORTE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Daniele De Rossi dalam suasana emosional pamit dari AS Roma setelah mengabdi selama 18 tahun di klub tersebut.

Gelandang 35 tahun itu berpamitan setelah Roma mengalahkan Parma 2-1 pada laga pemungkas mereka di Liga Italia Serie A musim ini di Stadion Olimpico, Minggu (26/5) malam waktu setempat.

De Rossi sendiri tampil sebagai starter pada laga itu. Ia baru ditarik keluar oleh pelatih sementara, Claudio Ranieri, pada menit ke-82 digantikan Cengiz Under.


Beberapa saat usai pertandingan, Rossi kembali ke lapangan dari bangku cadangan dan melambaikan tangan kepada para fan tuan rumah.

Daniele De Rossi ditemani mantan penyerang AS Roma Francesco Totti dan Bruno Conti saat berpamitan dari AS Roma. (Daniele De Rossi ditemani mantan penyerang AS Roma Francesco Totti dan Bruno Conti saat berpamitan dari AS Roma. (Foto: Filippo MONTEFORTE / AFP)
Pemain yang gemar mengoleksi tato di tubuhnya itu tampak tak bisa menutupi rasa haru dan kesedihan mendalam saat berpamitan. Ia ditemani dengan mantan penyerang sekaligus legenda I Lupi, Francesco Totti.

Menggunakan setelan jas Totti tampak coba menenangkan De Rossi yang terlihat begitu emosional saat pamitan.

Sang gelandang terpaksa pergi dari Roma bukan karena keinginannya. Para petinggi klub tak lagi memperpanjang kontraknya yang selesai tahun ini.

Perpisahan Emosional De Rossi Usai 18 Tahun Mengabdi di Roma
De Rossi sendiri sempat menyindir pihak klub mengomentari perlakuan klub terhadapnya yang sudah setia selama 18 tahun. Apalagi, ia sangat berharap mengikuti jejak Totti menjadi 'One-club Man' atau pemain yang hanya membela satu klub sepanjang karier.

"Jika saya jadi manajer, saya akan memperpanjang kontrak pemain seperti saya. Saya penting bagi mereka, namun keputusan memang harus diambil pihak klub."

"Penyesalan terbesar saya adalah kami jarang sekali bicara [dengan pihak klub]. Saya harap [komunikasi] ini diperbaiki karena saya juga fan [Roma]," ujar De Rossi dikutip dari AFP, sehari sebelum laga Roma vs Parma.

AS Roma sendiri harus puas finis di posisi keenam klasemen akhir Liga Italia dan hanya akan berlaga di Liga Europa musim depan. (bac/bac)