Dua Musim Berlalu, Kronologi Rebutan Cavani-Neymar Terungkap

CNN Indonesia | Senin, 27/05/2019 16:10 WIB
Dua Musim Berlalu, Kronologi Rebutan Cavani-Neymar Terungkap Neymar dan Edinson Cavani sempat bersitegang di awal musim 2017/2018. (AFP PHOTO / CHRISTOPHE SIMON)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyerang Paris Saint-Germain Edinson Cavani mengungkapkan kronologi rebutan penalti dengan Neymar dua musim setelah insiden yang sempat membuat heboh sepak bola Eropa itu berlalu.

Hubungan Neymar dengan Cavani langsung memburuk di awal musim 2017/2018. Satu bulan setelah dibeli dari Barcelona, 17 September 2017, Neymar bersitegang dengan Cavani di atas lapangan saat melawan Olympique Lyon.

Cavani dan Neymar berebut menjadi eksekutor penalti. Cavani yang ditunjuk sebagai eksekutor sebelum Neymar datang dari Barcelona merasa berhak mengambil penalti tersebut. Sementara Neymar juga merasa berhak mengambil penalti.


Dalam wawancara dengan ESPN, Cavani menyalahkan pelatih PSG ketika itu, Unai Emery, atas insiden rebutan penalti dengan Neymar. Cavani menganggap Emery tidak tegas dalam mengambil keputusan.

Hubungan Edinson Cavani dan Neymar sempat memburuk.Hubungan Edinson Cavani dan Neymar sempat memburuk. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
"Ini kesalahan Emery, karena semua seharusnya sudah jelas sebelum pertandingan. Yang terjadi adalah saya bilang ke Neymar, 'Saya yang mengambil penalti', dan kemudian kami cekcok. Kemudian di ruang ganti saya ucapkan apa yang ada di pikiran saya," ujar Cavani dikutip dari Marca.

Dua Musim Berlalu, Kronologi Rebutan Cavani-Neymar Terungkap
"Kemudian Emery bilang Neymar yang akan mengambil penalti dan saya tanya kenapa. Saya bilang tahun lalu kami setuju kalau saya yang mengambil penalti, dan Emery bilang kalau saya menentang dia. Lalu saya bilang, 'Jangan khawatir, biar Neymar yang mengambil penalti'," sambung Cavani.

Hubungan Cavani dan Neymar sempat memanas beberapa bulan kemudian. Di bawah hubungan yang panas tersebut, Cavani dan Neymar tetap mampu membawa PSG menjadi juara Ligue 1 2017/2018. Pada akhir musim Emery dipecat dan digantikan Thomas Tuchel.

Akibat hubungan yang Cavani, Neymar sempat mendapat kritikan dari pendukung PSG. Pemain asal Brasil itu dianggap terlalu egois dan merusak hubungan antar-pemain dalam skuat PSG. (har/jun)