Rossi Terharu Lihat Petrucci Menangis di Podium MotoGP Italia

CNN Indonesia | Senin, 03/06/2019 13:30 WIB
Rossi Terharu Lihat Petrucci Menangis di Podium MotoGP Italia Valentino Rossi terharu melihat Danilo Petrucci menangis di podium MotoGP Italia. (Claudio Giovannini/ANSA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi mengaku terharu melihat Danilo Petrucci yang menangis bahagia usai memenangkan MotoGP Italia 2019, Minggu (2/6).

Pebalap Yamaha itu sendiri gagal finis di Sirkuit Mugello karena terjatuh di tikungan keempat. Motor The Doctor tersenggol motor Joan Mir sehingga ia terempas dari trek.

Meski gagal meraih satu pun poin di negara sendiri, Rossi mengaku ikut senang dengan dua kompatriotnya, Petrucci dan Andrea Dovizioso, yang meraih podium di MotoGP Italia. Dovizioso meraih posisi ketiga di belakang Marc Marquez yang finis kedua.


The Doctor bahkan bangga dengan kemenangan pertama Petrucci di seri MotoGP yang diraihnya di 'rumah' sendiri.

Danilo Petrucci histeris kegirangan setelah menang MotoGP Italia. (Danilo Petrucci histeris kegirangan setelah menang MotoGP Italia. (Foto: AP Photo/Antonio Calanni)
"Saya sangat senang untuk Danilo [Petrucci]. Kami memiliki hubungan bagus. Dia adalah pebalab yang sangat bagus."

"Dengan demikian melihatnya menangis di atas podium, saya nyaris menangis juga. Memenangkan MotoGP Italia adalah impian dan menang dengan Ducati mungkin pencapaian top dalam karier setelah meraih juara dunia," aku Rossi mengomentari kemenangan Petrucci di MotoGP Italia seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Dalam kesempatan itu, Rossi juga mengaku bangga lantaran adik kandungnya, Luka Marini, berhasil meraih podium kedua di Moto2 Italia. Marini finis di belakang adik Marc Marquez, Alex Marquez, yang memenangkan Moto2 di Sirkuit Mugello.

Rossi Terharu Lihat Petrucci Menangis di Podium MotoGP Italia
"Saya ingin memberi selamat kepada adik saya yang berhasil finis kedua. Saya melihatnya bahagia," ucap Rossi.

Terkait pengalamannya terjatuh di awal-awal lap, Rossi mencoba memberikan sedikit analisis.

"Setelah melihat data-data, saya mungkin masuk di dalam tikungan terlalu kencang dan [kecelakaan] itu terjadi," ujar The Doctor. (bac/sry)