Ducati Belum Berniat Goda Marquez

CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 18:01 WIB
Ducati Belum Berniat Goda Marquez Ducati belum memikirkan Marc Marquez saat ini. (REUTERS/Rafael Marrodan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ducati mengaku saat ini belum memikirkan peluang mendatangkan Marc Marquez di masa depan.

Ducati menjelma jadi penantang serius Repsol Honda dalam beberapa musim terakhir. Namun sejauh ini, Ducati belum bisa mengalahkan Honda dalam perburuan gelar juara dunia.

Marquez jadi salah satu faktor kuat yang membedakan nasib Honda dan Ducati. Marquez tampil konsisten dan sukses menarik keluar seluruh potensi motor Honda miliknya.


Dengan kondisi tersebut, manajer Ducati Davide Tardozzi mengaku belum memikirkan kemungkinan menggaet Marquez untuk saat ini.

Ducati puas dengan performa Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.Ducati puas dengan performa Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. (AP Photo/Antonio Calanni)
Marquez adalah pebalap Honda dan saat ini dia terikat kontrak dengan Honda, jadi saat ini kami tidak memikirkan dirinya," ucap Tardozzi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Tardozzi menyatakan bahwa proyek yang disusun oleh Ducati saat ini masih berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

"Pada momen saat ini kami sangat bahagia dengan pebalap kami dan juga tentang rencana masa depan bersama pebalap muda di Pramac."

"Saya percaya bahwa Petrucci adalah bukti bahwa proyek kami memiliki masa depan cerah. Danilo Petrucci bergabung ke Pramac kemudian masuk ke tim ofisial dan sejauh ini mencatat hasil yang sangat bagus," tutur Tardozzi.
Ducati Belum Berniat Goda Marquez
Ducati saat ini menempatkan dua pebalap di klasemen empat besar. Andrea Dovizioso ada di posisi kedua dengan nilai 103 poin, tertinggal 12 poin dari Marc Marquez. Sedangkan Danilo Petrucci ada di peringkat keempat dengan nilai 82 poin.

"Masih ada ruang untuk berkembang. Di tiap lomba, para mekanik kami terus mencoba membawa solusi baru, peningkatan detail kecil untuk meningkatkan kualitas kami."
"Kami tahu kekuatan kami, namun kami juga tahu kelemahan-kelemahan kami dan terus bekerja keras menutup hal itu," kata Tardozzi. (ptr/bac)