Rossi Disebut Lebih Hebat dari Maradona dan Muhammad Ali

CNN Indonesia | Rabu, 12/06/2019 13:02 WIB
Rossi Disebut Lebih Hebat dari Maradona dan Muhammad Ali Valentino Rossi dinilai legenda balap motor Giacomo Agistini lebih hebat dari Diego Maradona dan Muhammad Ali. (AP Photo/Eric Gay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi dinilai pebalap legendaris, Giacomo Agostini, lebih hebat dari mantan pesepakbola Diego Maradona dan mendiang mantan petinju Muhammad Ali.

Kehebatan Rossi yang dimaksud Agostini adalah ketahanan karier di MotoGP pada usianya yang sudah 40 tahun.

Mantan pebalap asal Italia itu juga menganggap wajar kesulitan yang dihadapi kompatriotnya sehingga belum satu pun meraih kemenangan di MotoGP 2019.


Agostini bahkan kagum dengan Rossi yang masih bisa bersaing di posisi depan pada usia tersebut. Hal itu dinilainya tak mungkin dilakukan mantan-mantan atlet top dunia macam Maradona dan Muhammad Ali.

Legenda timnas Argentina, Diego Maradona, dianggap masih kalah hebat dari Valentino Rossi. (Legenda timnas Argentina, Diego Maradona, dianggap masih kalah hebat dari Valentino Rossi. (REUTERS/Dylan Martinez)
"Kita harus memahami bahwa tahun demi tahun berlalu bagi setiap orang. Sekadar contoh, amat mustahil melihat Maradona bisa tampil [berkarier dan bersaing ketat] sepertinya di 40 bahkan tidak setengahnya."

"Hal sama berlaku bagi sejumlah atlet macam Cassius Clay [mendiang Muhammad Ali] atau yang lainnya," kata Agostini dikutip dari AS.


Mantan pebalap 76 tahun itu menilai butuh mental dan fisik luar biasa untuk bisa bersaing di MotoGP pada usia Rossi saat ini.

"Bahkan jika Anda masih terhitung muda pada 40 tahun, Anda harus berurusan dengan anak-anak yang sudah pasti berbeda secara mental," tutur Agistini.

Meski demikian, Agostini menganggap masih memungkinkan pebalap selain Rossi nantinya masih bertahan di usia yang tak lagi muda. Pasalnya, ia menilai kondisi balapan di eranya dahulu dibandingkan sekarang amat berbeda dalam hal keselamatan.

"Di masa saya, bahayanya masih sangat besar. Para pebalap meninggal setiap dua pekan. Kemudian kami mulai berpikir: 'Mungkin saya akan mati satu jam ke depan'. Mereka tak pernah terpikir soal pakaian balap, helm, kantung udara dan standar keselamatan sirkuit."

"[Kecelakaan] ini mungkin bisa terjadi lagi, tapi tidak sering. Selain itu, masa saya lebih banyak dipengaruhi faktor manusia. Semuanya tentang pebalap dan mekanik. Komputer baru dipelajari ketika berhenti," ungkap Agostini.

Rossi Disebut Lebih Hebat dari Maradona dan Muhammad Ali
Sebelumnya, Agostini menyatakan Marc Marquez masih menjadi pebalap favorit juara jelang MotoGP Catalunya.

Rangkaian balapan MotoGP Catalunya 2019 yang akan digelar Jumat (14/6) sampai Minggu (16/6) bisa disaksikan melalui live streaming di CNNIndonesia.com. (bac/ptr)