Copa America edisi ke-46 ini sudah dipastikan tanpa bintang timnas Brasil, Neymar, yang harus absen karena cedera engkel. Kendati demikian, absennya Neymar tidak mengurangi kemeriahan turnamen yang pertama kali dilangsungkan tahun 1916.
Lihat juga:4 Tim Unggulan di Copa America 2019 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alisson Becker (Brasil)
Alisson bermain dalam 51 laga sepanjang musim lalu dan berhasil mencatatkan 27 clean sheet.
Alisson Becker merupakan kunci sukses Liverpool musim ini. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
Alisson merupakan sosok hebat lain di bawah mistar timnas Brasil. Ia menapaki jalan yang pernah dilewati Claudio Taffarel, Nelson Dida, hingga Julio Cesar.
Dengan kemampuan yang dimilikinya, sosok Alisson tidak kalah krusial dibandingkan pemain lapangan yang juga berstatus bintang macam Philippe Coutinho, Dani Alves, Casemiro maupun Gabriel Jesus.
Lionel Messi (Argentina)
Messi akan tampil untuk kelima kalinya di ajang Copa America. Sejauh ini, La Pulga belum mampu memberikan gelar untuk timnas Argentina di ajang ini.
Prestasi terbaik Messi adalah tiga kali runner up tahun 2007, 2015, dan 2016. Di tiga final itu, Messi dkk takluk dari Brazil (2007) dan kalah dua kali beruntun dari Chile (2015 dan 2016).
Lionel Messi berambisi meraih gelar pertamanya bersama timnas Argentina di Copa America 2019. (REUTERS/Agustin Marcarian) |
Kapten Barcelona itu punya modal bagus untuk mengakhiri nasib buruk bersama timnas Argentina. Pemain berusia 31 itu tampil impresif sepanjang musim ini dengan mencetak 51 gol dari 50 laga di semua ajang.
Luis Suarez (Uruguay)
Bicara gelar di ajang Copa America, Suarez yang merupakan rekan setim Messi di Barcelona, jelas lebih baik. El Pistolero sudah memberikan satu gelar Copa America untuk timnas Uruguay tahun 2011.
Suarez akan kembali diandalkan pelatih veteran Oscar Tabarez di lini depan bersama striker Paris Saint-Germain, Edinson Cavani. Di belakang kedua striker berpengalaman ini terdapat nama Maxi Gomez (Celta Vigo) yang lebih enerjik karena baru berusia 22.
Luis Suarez masih diandalkan Uruguay untuk meraih hasil maksimal di Copa America 2019. (REUTERS/Albert Gea) |
Suarez yang baru diturunkan di babak kedua berhasil mencetak satu dari tiga gol kemenangan La Celeste. Dua gol lainnya diceploskan Maxi Gomez dan Federico Valverde.
Alexis Sanchez (Chile)
Performa Sanchez memang tengah menurun karena kesulitan untuk keluar dari masa sulit di Manchester United. Pemain berusia 30 tahun itu sepanjang musim lalu seolah jadi pemain yang dilupakan Jose Mourinho maupun Ole Gunnar Solskjaer.
Namun merosotnya penampilan Sanchez tidak lantas membuat pelatih Reinaldo Rueda menepikan mantan pemain Arsenal tersebut. Sanchez tetap masuk dalam skuat Chile pilihan Rueda di Copa America 2019.
Alexis Sanchez telah memberikan dua gelar Copa America untuk timnas Chile. (FRANCK FIFE / AFP) |
Ajang Copa America 2019 juga pertaruhan Sanchez bangkit dari masa sulit. Jika bisa tampil bagus di Brasil, peluang Sanchez merebut satu tempat di tim inti musim depan bakal lebih terbuka.
Duvan Zapata bisa jadi senjata rahasia Kolombia di Copa America 2019. (Paolo Magni/ANSA via AP) |
Sosok Zapata boleh jadi tidak setenar Radamel Falcao, James Rodriguez maupun Juan Cuadrado di timnas Kolombia. Namun, kontribusi Zapata diperkirakan bakal lebih signifikan ketimbang tiga nama di atas.
James tampil tidak begitu baik di Bayern Munchen pada musim ini. Hal yang sama berlaku untuk Juan Cuadrado yang lebih sering menghuni bangku cadangan Juventus.
Fakta itu membuat Kolombia butuh pemain yang lebih segar dan juga tajam di lini depan. Untuk yang satu ini, nama Zapata patut dikedepankan.
Selain baru berusia 28, Zapata tampil ciamik bersama Atalanta musim lalu. Zapata berhasil mencetak 28 gol dari 48 laga di semua ajang dan turut andil meloloskan Atalanta ke Liga Champions musim depan. (jal/nva)
Alisson Becker merupakan kunci sukses Liverpool musim ini. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Lionel Messi berambisi meraih gelar pertamanya bersama timnas Argentina di Copa America 2019. (REUTERS/Agustin Marcarian)
Luis Suarez masih diandalkan Uruguay untuk meraih hasil maksimal di Copa America 2019. (REUTERS/Albert Gea)
Alexis Sanchez telah memberikan dua gelar Copa America untuk timnas Chile. (FRANCK FIFE / AFP)
Duvan Zapata bisa jadi senjata rahasia Kolombia di Copa America 2019. (Paolo Magni/ANSA via AP)