Mike Tyson yang Selalu Hidup dalam Ingatan

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Sabtu, 29/06/2019 07:07 WIB
Mike Tyson yang Selalu Hidup dalam Ingatan Mike Tyson menjadi salah satu nama yang menjual di dunia tinju. (REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orang punya bukti bahwa Evander Holyfield lebih kuat dari Mike Tyson. Orang punya bukti bahwa Lennox Lewis lebih perkasa dari Mike Tyson. Namun nama Tyson akan lebih hidup dalam ingatan dibandingkan nama-nama tersebut.

Mantan petinju yang akan genap 53 tahun pada Minggu (30/6) esok menghentak dunia kelas berat yang krisis ikon baru sepeninggal Muhammad Ali dengan kemunculannya di pertengahan 1980-an. Setelah memenangkan 15 laga di tahun perdana dengan kemenangan KO/TKO, Tyson akhirnya mendapatkan kesempatan duel perebutan gelar juara dunia di usia 20 tahun.

Tanpa basa-basi, Tyson langsung merebut gelar juara dunia di usia yang masih 20 tahun. Ia lalu tak tersentuh dan tak terkalahkan untuk empat tahun berikutnya.


Saat Tyson menelan kekalahan perdana dalam kariernya, kekalahan itu bahkan sering diberi tajuk sebagai 'kejutan terbesar yang pernah terjadi di dunia olahraga'. Dari sekian banyaknya kejutan di dunia olahraga, kejatuhan Mike Tyson untuk kali pertama adalah hal yang paling layak untuk dikenang.

Ketika Tyson terjungkal di kanvas untuk pertama kalinya oleh James Buster Douglas, maka nama Douglas langsung dikenal di seluruh penjuru dunia. Douglas harus mengakui bahwa bukan penampilan spektakulernya yang paling membuat namanya melejit, melainkan karena lawan yang dikalahkannya adalah Tyson, sosok yang sebelumnya dipercaya tidak bisa dikalahkan.

Mengapa Mike Tyson Selalu Hidup dalam Ingatan?Nama Mike Tyson mulai menanjak pada tahun 1980-an. ( AFP PHOTO / Carlos SCHIEBECK)
"Sebuah pengalaman yang luar biasa. Saya merasakan dan akhirnya saya mewujudkannya, saya memenangkan gelar juara dunia."

"Ketika saya merasakan hari atau sesuatu yang buruk, maka saya akan menontonnya, kalian tahu?" ucap Douglas tentang kenangan atas kemenangannya atas Tyson, dikutip dari Boxing Insider.

Tyson dipenjara dan membuang tiga tahun usia emas dalam kariernya, lalu memeluk agama Islam, kembali jadi juara dunia, menggigit kuping Evander Holyfield, ketahuan menghisap ganja sebelum duel lawan Andrew Golota, terkapar di hadapan Lennox Lewis, dan kalah dua kali beruntun di pengujung kariernya.

Tiap-tiap hal di atas adalah fase-fase penting dalam karier Tyson. Dan dari tiap poin itu, bakal banyak perbincangan bahkan perdebatan yang bisa dilakukan.

Mengapa Mike Tyson Selalu Hidup dalam Ingatan?
Tiap lembar karier Tyson tak selalu berisi kemenangan, namun yang pasti berisi momen yang layak dikenang.

Holyfield menggambarkan betapa besarnya sosok Tyson dalam kariernya. Holyfield sukses menaklukkan Tyson lewat kemenangan TKO di tahun 1996 dan kemudian menang lewat diskualifikasi saat kupingnya digigit Tyson beberapa bulan kemudian.

Holyfield menggambarkan malam saat ia mengalahkan Tyson sebagai malam paling membahagiakan dalam kariernya, malam ketika akhirnya ia bisa lepas dari beban.

Mengapa Mike Tyson Selalu Hidup dalam Ingatan?Mike Tyson kalah dari Evander Holyfield. (JEFF HAYNES / AFP)
"Duel lawan Tyson di 1996 adalah malam paling memuaskan dalam karier saya karena segala yang telah saya lakukan dibangun untuk malam itu. Apapun yang saya lakukan sebelumnya, selalu dibandingkan dengan Mike Tyson."

"Selalu ada orang yang berkata 'ya, kamu tidak bisa mengalahkan Tyson'. Saya rasa ada seseorang dalam hidup tiap orang yang harus dihadapi sebelum akhirnya dinyatakan lulus tes. Tyson adalah sosok yang ditempatkan dalam hidup saya. Namun akhirnya saya mampu melakukannya dan melepas beban di pundak," kata Holyfield.

Lewis juga mengenang betapa ia sudah merasa terhormat hanya karena diprediksi bakal jadi calon lawan Tyson di masa depan ketika ia masih jadi lawan tanding Tyson di tahun 1983.

Mengapa Mike Tyson Selalu Hidup dalam Ingatan?Mike Tyson dijatuhkan Lennox Lewis. (JEFF HAYNES / AFP)
"Ketika Tyson datang, maka ia seolah mencoba untuk memukul kepala saya. Saya hanya berusaha untuk melindungi diri saya namun ia terus datang."

"Suatu hari Mike Tyson tak ingin saya berlari dan kemudian ia menurunkan tangannya dan saya memberinya 1-2 pukulan. Saya lalu mendengar 'Mike, jangan lakukan itu, kamu akan menghadapi orang itu suatu hari nanti.' Saya lalu berbalik dan Cus d'Amato (pelatih Tyson) yang berkata demikian," ucap Lewis.

Lewis akhirnya benar-benar berhadapan dengan Tyson di tahun 2002 dan sukses menang KO. Kemenangan itu yang kemudian bisa dipakai Lewis sebagai bukti ia adalah petinju terbaik di generasi tersebut karena ia sebelumnya juga menaklukkan Holyfield.

Tyson memang kalah, terkapar, dan tak berdaya di hadapan Holyfield dan Lewis. Namun menarik garis besar, justru karier Holyfield dan Lewis seolah-olah bermuara pada Tyson. Mereka sepakat bahwa Tyson adalah tes akhir sebelum mereka layak menganggap diri mereka terhebat.

Tyson memang tak bisa mengakhiri kariernya dengan rekor sempurna dan pergi dengan duduk di posisi tertinggi. Namun cerita-cerita terbaik petinju yang ada di generasi itu, semuanya tentu berhubungan dengan Mike Tyson, baik tentang kemenangan maupun kekalahan.

Karena itulah, Mike Tyson selalu hidup dalam ingatan dan tak lekang oleh zaman. (nva)