Ferguson Tak Pernah Bentak Ronaldo di MU

CNN Indonesia | Kamis, 11/07/2019 15:56 WIB
Ferguson Tak Pernah Bentak Ronaldo di MU Cristiano Ronaldo jadi salah satu pemain yang tak pernah dimarahi Alex Ferguson. (AFP PHOTO/NICOLAS ASFOURI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sir Alex Ferguson dikenal disiplin dan tak pandang bulu untuk menggembleng pemain Manchester United yang membandel. Namun, manajer asal Skotlandia itu diklaim tak pernah membentak Cristiano Ronaldo.

Selama menakhodai Setan Merah, Ferguson memang dikenal sebagai pelatih bertangan besi. Istilah hairdryer treatment pun melekat dalam dirinya.

Dalam konteks ini, hairdryer treatment milik Ferguson adalah cara Ferguson memarahi pemain dengan nada tinggi langsung di depan wajahnya.


Salah satu insiden di ruang ganti yang paling terkenal adalah ketika Ferguson marah besar usai dikalahkan Arsenal di Piala FA 2003. Kala itu, Fergie melempar sepatunya hingga mengenai pelipis David Beckham.

Sir Alex Ferguson Sir Alex Ferguson pernah melempat sepatu kepada David Beckham. (AFP PHOTO/GLYN KIRK)
Kendati demikian, Ferguson ternyata menaruh perlakuan berbeda ketika Ronaldo gabung ke Old Trafford. Hal ini diungkapkan mantan pemain MU, Jonathan Spector, dalam sebuah wawancara eksklusif dengan AmericaGambler.com yang dilansir AS.

Ferguson Tak Pernah Bentak Ronaldo di MU
Ronaldo dan Spector bergabung dengan United pada musim panas tahun 2003 silam. Spector mengklaim bahwa ia dan Ronaldo adalah dua dari sedikit pemain beruntung yang terhindar dari amukan Ferguson.

Spector juga mengatakan bahwa Ferguson pandai berkomunikasi dengan pemain dan tak semua harus didekati dengan cara yang keras.

Ferguson jadi salah satu manajer terbaik Ronaldo.Ferguson jadi salah satu manajer terbaik Ronaldo. (AFP PHOTO/JACK TAYLOR)

"Itu lucu, Ferguson juga tidak pernah berbicara padaku seperti itu. Saya pikir Ferguson sangat pintar dengan itu karena dia tahu bagaimana berbicara dengan pemain, bahwa mereka mungkin tidak semua bereaksi dengan cara yang sama terhadap kritik," kata pemain berusia 33 tahun tersebut.

"Saya tidak pernah melihatnya berteriak kepada Ronaldo. Tapi saya rasa itu bukan pengistimewaan, dia tahu cara terbaik untuk mendapatkan permainan terbaik dari para pemainnya."

"Dia adalah pemain yang bisa membuat frustrasi. Anda bisa melihat bahwa dia memiliki begitu banyak kemampuan meski belum benar-benar matang saat itu," ujar Spector.

Ronaldo telah mencapai musim yang gemilang bersama MU. Selain berbagai gelar Individu, CR7 sudah mempersembahkan 1 gelar Liga Champions, 3 Liga Inggris, 2 Piala Liga Inggris, dan 1 Piala FA. (mcf/jun)