Tunggal Putra Intip Kans Juara di Indonesia Terbuka 2019

nva, CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 01:54 WIB
Tunggal Putra Intip Kans Juara di Indonesia Terbuka 2019 Anthony Sinisuka Ginting menjadi salah satu tulang punggung sektor tunggal putra Indonesia. (Dok. Humas PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melihat sektor tunggal putra memiliki kans meraih gelar di kejuaraan Indonesia Terbuka 2019, 16-21 Juli.

PBSI menaruh harapan pada pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk memenuhi target satu gelar di salah satu kejuaraan bulutangkis level tertinggi di dunia.

Kendati demikian Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti tidak memungkiri peluang di tunggal putra lantaran penampilan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.


"Kalau lihat perkembangan tunggal putra memang bagus, meskipun tingkatnya masih belum tinggi tapi paling tidak ada peningkatan dari kepercayaan diri mereka. Saya rasa tunggal putra punya peluang, jadi ajang pembuktian bagi mereka," kata Susy dilansir dari Antara.

Tunggal Putra Intip Kans Juara di Indonesia Terbuka 2019Hendry Saputra merasa faktor konsistensi masih jadi kelemahan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. (CNN Indonesia/Martinus Adinata)
Pelatih bulutangkis tunggal putra Hendry Saputra menganggap komentar Susy cukup beralasan karena anak asuhnya mampu mengalahkan pebulutangkis-pebulutangkis top. Namun mantan pebulutangkis sektor ganda itu menilai Jonatan dan Anthony masih belum stabil.

Tunggal Putra Intip Kans Juara di Indonesia Terbuka 2019
"Saya rasa mereka bisa mengatasi lawan-lawan, asalkan mereka siap, paham mana yang boleh atau tidak dilakukan pada pertandingan nanti," tutur Hendry

Pelatih kelahiran Semarang yang kini memegang paspor Singapura itu menilai keberadaan pebulutangkis-pebulutangkis unggulan yang lain harus dianalisis secara lengkap untuk menjaga kesuksesan anak asuhnya.

"Kalau bertemu pemain-pemain top, misalnya [Kento] Momota, Chou Tien [Chen], [Viktor] Axelsen, mereka pernah menang kalah. Tapi saat bertemu Shi Yuqi dan [Kidambi] Srikanth sudah bisa menang. Kalau melihat dari hasil sebelumnya, tentu bisa dibilang peluang Jonatan dan Ginting itu ada," ucap Hendry.

"Waktu Anthony menang itu kan buah dari latihan dia. Tapi konsistensinya yang masih belum dapat. Kalau sudah konsisten, harusnya dia bisa dapat gelar lebih banyak, karena dari fisik, teknik, cara main, dan mental juangnya sudah bagus. Tinggal konsistensinya itu," kata Hendry. (nva/nva)