Puluhan fan selalu berjajar di dekat ruangan konferensi pers dan media setiap pemain Indonesia menyelesaikan pertandingan. Mereka tahu bahwa dengan berjajar di pagar-pagar pembatas, mereka bisa melihat langsung idola mereka dari jarak cukup dekat. Bahkan bila beruntung, para bintang bulutangkis itu akan menyempatkan waktu untuk berfoto bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekad kuat Samuel untuk tetap datang ke Indonesia Open akhirnya berbuah manis. Ia mendapat kesempatan berada dalam jarak sangat dekat dengan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang baru saja menyelesaikan pertandingan.
Samuel dan keluarga berfoto dengan Ahsan/Hendra. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman) |
Melihat momen tersebut, raut wajah Romana terlihat sangat bahagia. Perjuangan menembus jarak puluhan kilometer terbayar lunas dengan terwujudnya mimpi Samuel untuk dekat dengan bintang-bintang bulutangkis pujaannya.
"Anak saya sangat suka bulutangkis. Kakaknya juga suka bulutangkis, tetapi lebih hafal Samuel soal nama-nama pemain bulutangkis."
"Selain bulutangkis, Samuel juga suka nonton sepak bola. Bila ada bulutangkis dan sepak bola, maka ia pasti tidak mau pergi. Bahkan, minggu ini ia tidak terapi karena ingin menonton Indonesia Open," kata Romana.
"Jika ada pertandingan malam, maka ia tetap akan menonton. Dia sangat suka olahraga," tutur Romana.
Tiket final milik Samuel akan makin berarti lantaran ada duel sengit antara Ahsan/Hendra lawan Kevin/Marcus di partai puncak. Namun sebelum laga final tiba dan membayangkan keseruan yang ada, setidaknya Sabtu sore sudah jadi momen yang indah untuk Samuel. (ptr/nva)
Samuel dan keluarga berfoto dengan Ahsan/Hendra. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman)