Alasan Menpora Dukung Naturalisasi Otavio Dutra

CNN Indonesia | Jumat, 26/07/2019 04:05 WIB
Menpora Imam Nahrawi mengungkap alasan mendukung naturalisasi bek Persebaya Surabaya asal Brasil, Otavio Dutra, menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Otavio Dutra mendapat rekomendasi naturalisasi dari Menpora Imam Nahrawi. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengungkap alasan mendukung naturalisasi bek Persebaya Surabaya asal Brasil, Otavio Dutra, menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Padahal, usia Dutra saat ini tidak lagi muda yakni 36 tahun. Kendati begitu, Menpora RI mengatakan semua sudah dikaji secara mendalam.

"Termasuk dari dia sendiri yang ingin betul-betul menjadi warga negara. Karena dia punya obsesi setelah jadi pemain, akan jadi pelatih karena punya pengalaman bertanding di Brasil. Selebihnya ya kami lihat nanti, kami evaluasi," kata Menpora di Komplek Rumah Dinas Menteri, Kamis (25/7).


"Dan tentu ini juga tantangan bagi Dutra sendiri untuk memberikan yang terbaik di usia yang sudah 'cukup' ini, bisa tidak bersaing dengan pemain muda di timnas. Dan itu juga yang harus jadi pemacu bagi pesepakbola muda, bahwa usia bukan halangan untuk tampil maksimal," katanya menambahkan.

Otavio Dutra menangis dapat rekomendasi jadi WNI.Otavio Dutra menangis dapat rekomendasi jadi WNI. (CNN Indonesia/Arby Rahmat)
Imam menyampaikan naturalisasi Dutra adalah usulan dari PSSI dan Persebaya yang sudah dikaji kemudian dimintai pertimbangan dari Kementerian Hukum dan HAM, Kemenpora. Selain itu, lanjut dia, naturalisasi ini juga permintaan pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy.

"Agar Dutra ini segera dinaturalisasi karena setelah ini akan masuk di timnas. Tentu kami akan melihat nanti seperti apa kiprah Dutra di timnas karena akan menghadapi Malaysia di pra Piala Dunia," ucap Imam.

Selain Dutra, ada sederet pemain lain yang tengah menjalani proses naturalisasi termasuk Yoo Jae Hoon (Barito Putra), Fabiano Beltrame (Persib Bandung), dan Hilton Moreira (Sriwijaya FC).

Hanya saja, sejumlah pemain asing yang berniat jadi warga negara Indonesia sudah tak lagi muda. Fabiano sebentar lagi menginjak usia 37 tahun, sementara Hilton sudah memasuki 38 tahun. (map/jun)