Dua Skenario Barcelona Lepas Coutinho ke Munchen

CNN Indonesia | Selasa, 13/08/2019 17:53 WIB
Dua Skenario Barcelona Lepas Coutinho ke Munchen Masa depan Philippe Coutinho di Barcelona masih belum pasti. (Lindsey PARNABY / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Barcelona memiliki dua skenario untuk melepas Philippe Coutinho ke klub raksasa Bundesliga Bayern Munchen Bayern Munchen.

Dilaporkan Sport, Barcelona punya dua skema soal rencana meminjamkan Coutinho ke klub yang bermarkas di Allianz Arena tersebut.

Skenario pertama yaitu Coutinho dengan status pinjaman ke Bayern untuk dua musim ke depan. Selama masa pinjaman itu, Bayern yang akan menanggung gaji Coutinho.


Skema lainnya adalah meminjamkan Coutinho untuk satu musim ke depan dengan opsi kontrak permanen di akhir musim ini. Namun cara kedua ini akan sulit terealisasi karena Bayern hanya tertarik membeli Coutinho dengan harga yang rasional.

Ingin Lepas Coutinho, Barcelona Negosiasi dengan MunchenKedatangan Antoine Griezmann membuat Philippe Coutinho bakal makin sulit masuk tim inti. *(REUTERS/Albert Gea)
Barcelona dikabarkan hanya akan menerima tawaran klub lain jika ada klub yang berani membayar 120 juta euro. Tim Catalonia sendiri mengeluarkan dana 135 juta euro saat memboyong pemain asal Brasil dari Liverpool pada Januari 2018 lalu.

Nasib Coutinho di Barcelona memang tidak menentu jelang musim baru. Kehadiran Antoine Griezmann dan sudah kembalinya Ousmane Dembele ke performa terbaik di pramusim membuat peluang Coutinho rutin menghuni tim inti makin sulit.

Ingin Lepas Coutinho, Barcelona Negosiasi dengan Munchen
Pelatih Ernesto Valverde diperkirakan akan mengandalkan trio Griezmann, Lionel Messi, dan Luis Suarez sepanjang musim ini. Coutinho sebenarnya bisa bermain di lini tengah tetapi persaingan di sektor ini juga sulit seiring kedatangan Frenkie de Jong dari Ajax Amsterdam.

Kans Coutinho bermain sebagai starter malah lebih besar apabila dirinya memutuskan bergabung dengan Bayern. Tim asuhan Niko Kovac itu masih mencari pemain berlabel bintang untuk menambah kedalaman skuat setelah kepergian Franck Ribery dan Arjen Robben pada akhir musim lalu. (jal/jun)