Berawal dari taruhan traktir makan siang, Bolt bermetamorfosis dari bocah miskin menjadi bergelimang harta sebagai sprinter dunia.
Menjadi sprinter awalnya tak ada dalam benak Bolt sejak kecil. Kriket dan sepak bola merupakan kesenangan Bolt muda. Ia bahkan pernah bercita-cita menjadi pesepakbola top dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usain Bolt kali pertama meraih medali emas di kejuaraan atletik tingkat sekolah menengah atas seluruh Jamaika pada 2001. (Lucas Jackson) |
Lihat juga:Mengingat Usain Bolt, Si Manusia Tercepat |
Sang pendeta meminta Bolt dan Gedes membuktikan klaim tersebut dengan sama-sama adu lari. Pemenangnya akan mendapat hadiah dari sang pendeta.
Bolt sejak kecil lebih menyukai sepak bola ketimbang atletik. (Foto: Cris BOURONCLE / AFP) |
"Jika kamu [Bolt] mengalahkannya [Gedes], saya akan berikan kamu makan siang. Jika kamu [Gedes] lari lebih cepat darinya [Bolt] kami yang akan makan siang gratis," kata Jackson menirukan perkataan Nugent kepada Bolt dan Gedes, seperti dikutip dari NZ Herald.
Kedua bocah itu sepakat dengan tawaran dari Nugent tersebut. Alhasil, Bolt dengan mudah menaklukkan Gedes dan berhak atas makan siang gratis dari sang pendeta.
"Jika kamu mengalahkan Ricardo [Gedes], kamu bisa mengalahkan semua orang,'" demikian pesan Nugent kepada Bolt seperti diceritakan oleh Jackson.
"Kami sangat mengingatnya saat itu. Usain [Bolt] mengatakan kepadanya [Nugent] bahwa dia amat menikmati makan siang itu," Jackson melanjutkan.
[Gambas:Video CNN]
Nugent sendiri disebut mengadakan adu lari itu dalam misi membujuk Bolt. Pasalnya, bocah 12 tahun itu masih saja ngotot menjadi pesepakbola atau atlet kriket. Padahal, sejumlah guru memprediksi dia bakal hebat terjun di dunia atletik dengan bakatnya yang luar biasa.
Strategi sang pendeta itu pun rupanya berhasil melunakkan hati Bolt sehingga mau serius merintis jalan sebagai sprinter.
Webster Thompson, pengajar senior di sekolah menengah pertama William Knibb mengatakan Bolt sangat cepat seperti angin.
Bolt kali pertama memenangkan medali emas bergengsi pada 2001 di ajang kejuaraan atletik cabang olahraga lari setingkat sekolah menengah atas seluruh Jamaika pada 2001.
"Anak itu sangat berani dan mengatakan: 'Kamu tidak akan mengalahkan saya dan sekolah saya,'" kata Thompson mencontohkan ucapan Bolt. (bac/sry)
Usain Bolt kali pertama meraih medali emas di kejuaraan atletik tingkat sekolah menengah atas seluruh Jamaika pada 2001. (Lucas Jackson)
Bolt sejak kecil lebih menyukai sepak bola ketimbang atletik. (Foto: Cris BOURONCLE / AFP)