Sarri Tak Dampingi Juventus pada Dua Laga Awal Liga Italia

CNN Indonesia | Jumat, 23/08/2019 16:21 WIB
Sarri Tak Dampingi Juventus pada Dua Laga Awal Liga Italia Maurizio Sarri mulai melatih Juventus pada musim 2019/2020. (Roslan RAHMAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Maurizio Sarri harus absen dalam dua pertandingan awal Juventus di Liga Italia setelah didiagnosis menderita penyakit pneumonia.

Sarri bakal absen mendampingi skuat Si Nyonya Tua dalam laga menghadapi Parma pada Sabtu (24/8) sebelum bertemu dengan klub yang pernah ia latih, Napoli, pada akhir Agustus.

Sebelumnya, pelatih berusia 60 tahun itu juga terpaksa absen kala Juventus melakoni laga pramusim melawan Triestina pada akhir pekan lalu. Pihak klub mengumumkan bahwa Sarri mengidap pneumonia yang mengharuskan dirinya untuk absen.


Kondisi Sarri dikabarkan telah membaik, namun klub yang bermarkas di Turin tersebut memberikan waktu untuk Sarri agar dapat memulihkan diri terlebih dahulu sebelum mendampingi Juventus kembali.

Sarri Tak Dampingi Juventus pada Dua Laga Awal Liga ItaliaMaurizio Sarri pernah menjalani pengalaman melatih Liga Inggris. (REUTERS/Jon Super)
"Maurizio Sarri menjalani tes medis lebih lanjut hari ini, yang menunjukkan tanda peningkatan secara klinis. Untuk dapat sepenuhnya pulih dari radang paru-paru yang menyerang dirinya selama beberapa hari terakhir, sang pelatih tidak akan duduk di bangku cadangan dalam dua pertandingan Seria A pertama melawan Parma dan Napoli,"

"Keputusan ini diambil untuk mengizinkan sang pelatih, yang bahkan hari ini pergi ke JTC (Juventus Training Center) untuk berkoordinasi dengan stafnya agar dapat melanjutkan kegiatannya segera," demikian pernyataan klub yang dikutip dari laman resmi Juventus.

[Gambas:Video CNN]
Posisi Sarri sementara akan diisi oleh asistennya, Giovanni Martusciello untuk mendampingi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berlaga.

Sarri Tak Dampingi Juventus pada Dua Laga Awal Liga Italia
Diketahui bahwa ini bukan pertama kalinya Juventus dipaksa untuk memulai musim Serie A baru tanpa pelatih mereka di pinggir lapangan.

Pada musim 2012/2013, Antonio Conte tak dapat menemani Juventus berlaga selama 10 bulan akibat skandal Calcioscommesse, dan langsung diambil alih oleh Massimo Carrera.

Alhasil Conte mendapat hukuman tak diperbolehkan untuk berada di pinggir lapangan pada pertandingan Serie A. FIFA juga menambah hukumannya dari laga domestik menjadi di seluruh kompetisi yang dilakoni Juventus.

Tujuh musim lalu, Juventus juga bermain tanpa pelatih ketika menghadapi Parma dan mengakhiri laga dengan kemenangan 2-0. (mcf/sry)