Klub Badminton Indonesia Produsen Atlet Top Selain PB Djarum

CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 08:08 WIB
Klub Badminton Indonesia Produsen Atlet Top Selain PB Djarum Fajar Alfian/M Rian Ardianto merupakan jebolan klub-klub selain PB Djarum. (REUTERS/Athit Perawongmetha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Geliat bulutangkis di Indonesia tidak terlepas dari keberadaan beberapa klub badminton terkemuka. Selain PB Djarum, ada pula Jaya Raya, Tangkas, SGS, Mutiara Cardinal, Suryanaga, hingga Exist.

Kontribusi klub-klub tersebut tampak dari pembibitan dan pembinaan pemain yang menghasilkan atlet-atlet bulutangkis yang kini menjadi andalan Indonesia di pentas internasional.

Kolaborasi pemain-pemain antarklub di pentas internasional, khususnya di nomor ganda, kerap menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Merah Putih.


Berikut klub-klub badminton di Indonesia selain PB Djarum yang juga menghasilkan atlet-atlet tepok bulu berkualitas.

1. PB Jaya Raya Jakarta

Klub yang lahir atas prakarsa mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada mulanya juga membina cabang olahraga atletik dan sepak bola. Namun pada perjalanannya, Ir. Ciputra selaku penindaklanjut ide membubarkan klub atletik dan sepak bola.

Klub Badminton Indonesia Produsen Atlet Top Selain PB DjarumHendra Setiawan merupakan salah satu pebulutangkis asal klub PB Jaya Raya. (CNNIndonesia / Putra Permata Tegar)
Sempat menggunakan GOR Kuningan sebagai markas, Jaya Raya kemudian berpindah ke komplek sekolah atlet Ragunan. Retno Kustiyah, Rudy Hartono, Minarni, dan Imelda Wiguna adalah pelatih-pelatih yang turut mengawal Jaya Raya sejak 1970-an.

Beberapa pemain top asal Jaya Raya yang saat ini menjadi penghuni pelatnas PBSI Cipayung adalah Greysia Polii, Rizky Amelia Pradipta, dan M Rian Ardianto. Atlet senior Hendra Setiawan juga merupakan produk binaan Jaya Raya.

2. PB Tangkas Jakarta

Klub badminton yang berdiri sejak 1951 ini telah mencetak 10 juara dunia seperti Verawaty Fajrin, Ade Chandra, Icuk Sugiarto, Joko Suprianto, Ricky Subagja, Hendrawan, Nova Widianto, dan Liliyana Natsir.

Selain 10 gelar juara dunia, atlet-atlet PB Tangkas juga mempersembahkan empat medali olimpiade, sembilan juara All England dan 10 medali emas Asian Games.

[Gambas:Video CNN]
3. Sangkuriang Graha Sarana (SGS) Bandung

SGS sudah berusia 32 tahun dan menghasilkan beberapa pemain top. Salah satunya adalah peraih medali emas Olimpiade 2004, Taufik Hidayat.

Kini penerus Taufik dari SGS adalah Anthony Sinisuka Ginting yang menghuni pelatnas di nomor tunggal putra. Selain itu Fajar Alfian pun merupakan jebolan klub asal Bandung ini.

Selain memiliki tempat pelatihan dan pembinaan di Kota Kembang, saat ini SGS juga memiliki pusat pelatihan di Taufik Hidayat Arena, Jakarta.

4. Mutiara Cardinal Bandung

Berawal dari nama Blue White pada 1950-an, klub asal ibu kota Jawa Barat itu berubah nama pada 1967. Klub ini juga menggelar audisi untuk menjaring minat dan bakat atlet-atlet di daerah Jawa Barat dan sekitarnya.

Pebulutangkis tunggal putri nomor satu Indonesia saat ini, Gregoria Mariska Tunjung, merupakan hasil binaan klub Mutiara Cardinal.

Klub Badminton Indonesia Produsen Atlet Top Selain PB Djarum

5. Suryanaga Surabaya

Klub asal Jawa Timur ini menjadi salah satu penghasil atlet-atlet top di arena bulu tangkis. Trikus Hariyanto, Alan Budikusuma, Alvent Dwi Yulianto, dan Sony Dwi Kuncoro pernah mendapat gemblengan di Suryanaga.

6. PB Exist Jakarta

Dibanding klub-klub yang telah menghasilkan atlet-atlet ke pelatnas PBSI, Exist masih tergolong muda. Baru berusia delapan tahun, klub asal Jakarta ini sudah menyumbangkan pemain-pemain muda ke Cipayung seperti Fitriani, Chico Aura Dwi Wardoyo, dan Frengky Wijaya Putra. (nva/jal)