Tyson Hampir Bikin KO Lawan di Laga Amal

CNN Indonesia | Rabu, 02/10/2019 21:05 WIB
Tyson Hampir Bikin KO Lawan di Laga Amal Mike Tyson pernah hampir bikin KO lawan di laga ekshibisi. (Jesse Grant/Getty Images for The Exchange/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan petinju kelas berat Mike Tyson hampir membuat KO (knock out) lawan dalam pertarungan amal di Chevrolet Centre pada 2016.

Tyson sempat mengalami kesulitan keuangan. Karena kondisi tersebut, legenda tinju berusia 53 tahun itu mengadakan 'Tur Dunia Mike Tyson' guna bisa mendapatkan pemasukan.

Salah satu sesi pertandingan dalam tur tersebut adalah melawan mantan teman berlatihnya, Corey Sanders, di Chevrolet Centre yang memiliki kapasitas 6.000 kursi. Para penggemar Tyson bisa menyaksikan pertarungan empat ronde itu lewat tayangan per bayar.


Dalam pertandingan amal itu Tyson tidak lagi terlihat garang seperti masa keemasannya di atas ring. Tetapi pria kelahiran New York itu masih memiliki kekuatan untuk menjatuhkan lawannya.

Dikutip dari Sportbible, Tyson hampir membuat KO Sanders lewat pukukan jab kanannya yang mengenai wajah bagian kiri lawannya tersebut.

Saat ini Mike Tyson sedang fokus dengan bisnis ganja.Saat ini Mike Tyson sedang fokus dengan bisnis ganja. (GERARD BURKHART / AFP)
Tetapi Tyson bereaksi dengan cepat. Mengetahui Sanders goyah dan hampir terjatuh, Tyson langsung memeluk Sanders dan menahannya agar tetap berdiri serta tidak tersungkur di kanvas.

[Gambas:Video CNN]
Penggemar tinju yang menyaksikan rekaman itu memuji sikap Tyson. Pengguna YouTube Light Free bahkan percaya Tyson tidak berniat menjatuhkan Sanders.

"Mike Tyson tidak pernah bermaksud memukulnya sekeras itu, tetapi naluri bertarung itu tidak akan pernah pergi darinya. Mike Tyson bukan orang jahat," tulis Free.

Tyson Hampir Bikin KO Lawan di Laga Amal
Suporter lainnya berharap Tyson kembali dari masa pensiun. Tyson diklaim masih bisa bertarung di kelas berat demi mendapatkan uang.

Saat ini Tyson memiliki perusahaan di bidang ganja bernama Tyson Ranch. Tyson tengah berupaya mengembangkan bisnisganjanya tersebut di kawasan Karibia.
(sry/ptr)