Melawan Uni Emirat Arab merupakan laga ketiga Timnas Indonesia di Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022. Dalam dua pertandingan sebelumnya Timnas Indonesia mengalami dua kekalahan menyakitkan dari Malaysia dan Thailand, September lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya selalu dalam sorotan. Mau saya lagi menang atau kalah, mau saya lagi pasang Andritany [Ardhiyasa], panggil Wawan [Hendrawan] pasti selalu jadi sorotan," kata Simon usai latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).
Timnas Indonesia (merah) sudah menelan dua kekalahan di kualifikasi Piala Dunia 2022. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Sebagai pelatih Simon juga tidak bisa menyangkal keinginan suporter supaya Timnas Indonesia bisa menang di setiap pertandingan.
[Gambas:Video CNN]
"Walaupun lawannya Brasil, pasti kami tetap dituntut untuk menang. Bukan dalam artian ini adil, tetapi ini bagian dari pekerjaan," ucap Simon.
Timnas Indonesia sudah melewati dua pertandingan di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dua laga itu berujung kekalahan untuk Tim Merah Putih dan Simon. Pertama ketika kalah 2-3 dari Malaysia pada laga perdana dan kalah 0-3 dari Thailand di laga kedua.
"Saya optimistis kami bakal kompetitif saat melawan UEA. Itu [masa depan di Timnas Indonesia] bukan bagian saya untuk memutuskannya," ujar Simon. (ttf/har)
Timnas Indonesia (merah) sudah menelan dua kekalahan di kualifikasi Piala Dunia 2022. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)