MU Ingin Contek Cara Liverpool Rekrut Pemain

CNN Indonesia | Senin, 14/10/2019 04:48 WIB
MU Ingin Contek Cara Liverpool Rekrut Pemain MU ingin contek cara Liverpool dalam berburu pemain. (AP Photo/Dave Thompson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manchester United (MU) berencana mengikuti langkah Liverpool dalam menggaet pemain di bursa transfer dengan menggunakan jasa konsultan.

Klub berjuluk Setan Merah tersebut kerap membelanjakan banyak uang untuk membeli pemain. Sejumlah pemain yang didatangkan MU memiliki harga tinggi dan beberapa di antaranya memecahkan rekor transfer.

Paul Pogba dibeli MU dari Juventus pada 2016 seharga 105 juta Euro atau setara Rp1,6 triliun. Harga tersebut menjadi rekor transfer dunia di masa tersebut.


Tiga musim usai mendatangkan Pogba, MU merekrut Harry Maguire dengan banderol 87 juta Euro, yang menjadikan mantan pemain Leicester City itu sebagai bek termahal dunia.

Meski sudah membelanjakan banyak uang di bursa transfer, MU belum juga konsisten meraih prestasi. Dalam tiga musim belakangan Setan Merah tidak juga mendapatkan trofi. Bahkan performa MU cenderung menurun.

Liverpool merekrut pemain berdasarkan data dan statistik.Liverpool merekrut pemain berdasarkan data dan statistik. (AP Photo/Jon Super)
Maguire yang diharapkan bisa menambah lubang di pertahanan juga belum membuahkan hasil maksimal. Dalam delapan pertandingan di Liga Inggris MU sudah kebobolan delapan gol dan kini menempati posisi ke-12 klasemen sementara.

[Gambas:Video CNN]
Kondisi berbeda dimiliki Liverpool yang menjadi pemuncak klasemen sementara. Dalam dua musim beruntun Liverpool menjadi finalis Liga Champions dan menjadi juara pada musim lalu.

Keberhasilan Liverpool itu merupakan imbas dari perekrutan yang tepat di bursa transfer. Liverpool mendatangkan pemain baru setelah menggunakan data dan statistik yang ada pada pemain tersebut.

MU Ingin Contek Cara Liverpool Rekrut Pemain
Dikutip dari Metro, Ole Gunnar Solskjaer mendesak klub menggunakan jasa perusahaan konsultan transfer asal Spanyol, Driblab, untuk membantu perekrutan mereka.

Perusahaan pemantau pemain banyak digunakan klub-klub di Liga Spanyol. Penggunaan perusahaan tersebut diharapkan bisa memberikan kebijakan yang lebih analitis untuk transfer MU.

Sejauh ini MU masih berdasar kepada jaringan pemantau pemain yang mereka miliki untuk mendatangkan pemain ke Old Trafford. (sry/sry)