Kanter dikenal sebagai salah satu atlet asal Turki yang amat kritis terhadap pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan disebut Enes Kanter sebagai pemimpin otoriter. (Presidential Press Service via AP, Pool) |
[Gambas:Video CNN]
"Pria yang melakukan itu [mencabut paspor Kanter], Anda tahu, Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki. Dia pernah menyerang orang-orang di Washington DC."
"Dia adalah manusia buruk. Dia adalah diktator dan [Adolf] Hitler abad ini," demikian ujar Kanter dalam video yang memberitahukan bahwa dia sempat ditahan di Rumania karena masalah paspor.
"Belum pernah bertemu keluarga saya selama lima tahun. Memenjarakan ayah saya. Saudara saya tak bisa mencari pekerjaan. Mencabut paspor saya. Perintah penahanan internasional."
"Keluarga saya tidak boleh meninggalkan Turki. Dapat ancaman bakal dibunuh setiap hari. Pernah diserang dan dihina. Pernah mencoba menculik saya di Indonesia. Kebebasan tidak didapat dengan cuma-cuma," demikian kicau Kanter dalam Twitternya.
Kanter juga pernah membuat pengakuan kerap mendapat ancaman dan hinaan dari para simpatisan Erdogan di Boston. Cerita itu dia tuliskan dalam Boston Globe.
[Gambas:Twitter] (bac/har)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan disebut Enes Kanter sebagai pemimpin otoriter. (Presidential Press Service via AP, Pool)