Menpora Baru Zainudin Amali Berguyon Takut Dipelonco

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 20:54 WIB
Menpora Baru Zainudin Amali Berguyon Takut Dipelonco Menpora baru Zainudin Amali melontarkan guyonan meminta tidak dipelonco di Kemenpora. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) baru, Zainudin Amali melontarkan guyonan takut dipelonco teman-teman barunya di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) karena menjadi pendatang baru.

Zainudin Amali ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menpora untuk Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Kehadiran Zainudin menggantikan pendahulunya Imam Nahrawi yang mengundurkan diri usai menjadi tersangka kasus dana hibah KONI yang kemudian Hanif Dhakiri sebagai Pelaksana Tugas Kemenpora.

Zainudin datang menggunakan mobil dinas berpelat RI49. Ia di Kantor Kemenpora sekitar pukul 14.15 WIB, Zainudin disambut para deputi dan karyawan Kemenpora.


"Saya kaget disambut seperti ini, terima kasih. Mudah-mudahan saya tidak dipelonco seperti baru masuk kampus. Tidak diospek," canda Zainudin di hadapan wartawan.

Menpora Baru Zainudin Amali Berguyon Takut DipeloncoMenpora Zainudin Amali saat menyambangi Kantor Kemenpora, Rabu (23/10). (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)
Meski menyambangi kantor barunya, serah terima jabatan dari Plt Menpora Hanif Dhakiri kepada Zainudin baru bakal digelar besok, Kamis (24/10). Kehadirannya ke Gedung Kemenpora untuk bersilaturahmi sambil berkenalan dengan deputi dan orang-orang yang bakal membantu kerjanya selama lima tahun ke depan.

"Serah terima baru besok [Kamis 24/10] pukul 13.00 WIB. Sekarang baru mengobrol dengan teman-teman di sini, kan saya pendatang baru," ujarnya.

Usai bercengkerama dengan wartawan, Zainudin meminta izin untuk melaksanakan salat. Sambil menengok ruang kerja barunya di Lantai 10 Gedung Kemenpora.

Menpora Baru Zainudin Amali Berguyon Takut Dipelonco
Zainudin menyebut tugas yang diberikan Presiden Jokowi kepadanya adalah untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia. Presiden juga memberikan penekanan khusus pada penataan kembali sepak bola Indonesia, khususnya di usia muda. (TTF/bac)