Budiman tidak memungkiri kondisi ini cukup mengganggu persiapan atlet menghadapi SEA Games 2019. Namun, Budiman meminta atlet bersabar menghadapi kondisi ini.
Lihat juga:Legenda UFC Yakin Menang Lawan Mike Tyson |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budiman mengakui jika atlet dayung yang sedang menjalani pemusatan latihan belum menerima honor sejak Juli 2019. PB PODSI juga telah berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mencari jalan keluar.
ilustrasi cabang dayung. (Dok. Istimewa) |
"Dikasih [anggaran] hanya untuk tujuh bulan, harusnya setahun. Kami ini kan Pelatnas tidak berhenti," ujar Budiman.
Sementara itu Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan sesuai MoU anggaran pada Juni 2019, uang yang diberikan Kemenpora adalah untuk dipakai PODSI membayarkan gaji atlet pada Juli sampai Desember 2019. Tapi, PODSI justru menggunakannya untuk membayar gaji Januari sampai Juni 2019.
Lebih lanjut Gatot mengatakan Kemenpora sudah mencairkan 70 persen anggaran kepada PB PODSI. Sementara 30 persen sisanya, kata Gatot, akan cair dalam lima hari ke depan.
Gatot juga enggan menyalahkan pengurus cabang olahraga karena keterlambatan MoU yang baru dilakukan Juni. Pasalnya, cabor masih berpikir anggaran yang akan diberikan pemerintah bakal besar seperti persiapan Asian Games.
"Namanya MoU, kalau yang diminta misalnya 20, tapi kami punya 10, harusnya 10 itu yang dipatuhi. Termasuk kalender misalnya, bulan berapa dipakai untuk atlet dan sebagainya. Kalau tidak seperti itu, BPK itu sudah menangkap ada potensi masalah. Ini bisa terselamatkan andai di proposal baru ini ada yang namanya adendum," ucap Gatot.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu atlet dayung nasional Romdon menganggap gaji yang tertunggak selama lima bulan terakhir adalah hak atlet.
"Jangankan lima bulan, orang yang kerja di mana pun kalau sebulan gajinya telat saja teriak, apalagi ini lima bulan. Atlet ini setiap hari latihan, capek. Butuh hiburan buat nonton youtube pakai kuota," ucap Romdon.
"Setidaknya kalau sudah dibayar kan bisa buat kami jadi tambah semangat karena ini sudah sedikit lagi jelang SEA Games. Selama ini hanya dijanjikan setiap bulan, bilangnya kalau enggak Senin ya Jumat. Tapi tidak cair-cair juga sampai sekarang," ucap Romdon. (har)
ilustrasi cabang dayung. (Dok. Istimewa)