Malaysia vs Indonesia, Simon Hadir di Kuala Lumpur

CNN Indonesia | Jumat, 15/11/2019 13:15 WIB
Malaysia vs Indonesia, Simon Hadir di Kuala Lumpur Simon McMenemy memimpin empat pertandingan Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang pertandingan Malaysia vs Timnas Indonesia, Selasa (19/11), Simon McMenemy hadir di Kuala Lumpur, namun tidak akan memimpin skuat Merah Putih dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023.

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengatakan Simon sudah berada di Malaysia sejak Rabu (13/11) malam. Seperti dikutip dari situs resmi PSSI, kedatangan Simon bukan sebagai pelatih melainkan hanya memberi dukungan langsung kepada Irfan Bachdim dan kawan-kawan serta membantu mengawasi persiapan skuat Garuda.

Guna menggantikan posisi Simon, asisten pelatih Timnas Indonesia Yeyen Tumena bakal memimpin latihan dibantu Joko Susilo dan Alan Haviludin. Mantan pemain Primavera itu sudah memimpin latihan sejak Selasa (12/11) dan dalam uji tanding menghadapi PKNS U-21 yang berakhir dengan kemenangan 3-0, Kamis (14/11).


Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri, mengatakan Yeyen sudah didaftarkan menjadi juru latih dalam pertandingan melawan Malaysia kepada AFC.

Simon ke Malaysia, Tetapi Tak Latih Timnas IndonesiaSimon McMenemy (tengah) didampingi Yeyen Tumena (kiri) dan Joko Susilo (kanan). (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
"Jadi Yeyen Tumena akan ikut pada sesi pre match dan post match press conference pertandingan," kata Cucu.

Isu pergantian pelatih Timnas Indonesia mengemuka sejak kekalahan dalam dua laga awal Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023 melawan timnas Malaysia dan timnas Thailand.

[Gambas:Video CNN]
Simon yang ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia sejak Desember 2018 semakin tak memiliki nilai tawar setelah kekalahan dari timnas Uni Emirat Arab dan timnas Vietnam.

Setelah memiliki ketua umum baru, PSSI kemudian memutus kontrak Simon dengan Timnas Indonesia. PSSI menyatakan bakal menyudahi kerja sama dengan Simon setelah pertandingan melawan Malaysia, namun pelatih asal Skotlandia itu menolak ikut ke Kuala Lumpur.

Menurut penuturan Sumardji, Simon tidak mau berangkat karena sudah ada pemberitahuan bakal dipecat dan merasa tidak nyaman secara psikologis. (nva/har)