LAPORAN DARI MALAYSIA

Suporter Indonesia Diminta Lebih Waspada di Luar Stadion

CNN Indonesia | Selasa, 19/11/2019 17:34 WIB
Suporter Indonesia Diminta Lebih Waspada di Luar Stadion Suporter Indonesia diminta lebih waspada di luar Stadion Bukit Jalil. (CNN Indonesia/Nova Arifianto)
Kuala Lumpur, CNN Indonesia -- Suporter Tim Merah Putih yang akan menyaksikan pertandingan Malaysia vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 diminta waspada saat berada di luar Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/11).

Laga Malaysia vs Indonesia di kandang Harimau Malaya masih sarat gengsi, meskipun tim Garuda tengah terpuruk usai empat kekalahan beruntun dan melakukan pergantian pelatih.

Kerusuhan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 September meningkatkan intensitas rivalitas kedua tim. Para jurnalis di Negeri Jiran berharap laga Malaysia vs Indonesia tidak berbuntut kerusuhan lagi, seperti yang pernah terjadi ketika Harimau Malaya menjamu kesebelasan lain di Kuala Lumpur.


"Sebaiknya suporter [Timnas Indonesia] lebih berjaga [hati-hati] di luar stadion, tetapi kalau di dalam biasanya tidak ada apa-apa. Di luar harus hati-hati, karena pernah ada kejadian pemukulan ketika Malaysia menjamu Myanmar," kata Zulhilmi Zainal yang bertugas di Goal.com Malaysia.

Zulhilmi mengakui media Malaysia turut membesarkan pertandingan Derby Nusantara antara Malaysia vs Indonesia dengan tujuan agar suporter dapat datang hadir di Stadion Bukit Jalil dan mendukung anak asuh Tan Cheng Hoe.

Kerusuhan di GBK meningkatkan intensitas rivalitas Indonesia vs Malaysia.Kerusuhan di GBK meningkatkan intensitas rivalitas Indonesia vs Malaysia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Keberadaan 1.750 polisi yang mengamankan Stadion Nasional Bukit Jalil juga merupakan salah satu efek dari kericuhan di Jakarta. Pengamanan pertandingan yang cukup masif merupakan permintaan dari AFC.

[Gambas:Video CNN]
"Di Malaysia saya rasa [pemberitaan suporter] tidak sebesar di Indonesia. Di sini sebelum 5 September pertemuan Malaysia vs Indonesia adalah hal yang normal. Hanya sekadar pemberitaan tim, pemain, pelatih. Saya rasa selepas 5 September semua berbeda. Kalau diperhatikan sekarang banyak keamanan kan," kata Nicolas Anil salah satu jurnalis olahraga yang meliput Malaysia vs Indonesia.

Partai Malaysia vs Indonesia pada kesempatan kali ini dipandang berbeda oleh para jurnalis Negeri Jiran. Persaingan Garuda dan Harimau yang sudah terjadi sejak bertahun-tahun lampau turut dipanaskan dengan ulah suporter Indonesia di GBK.

Suporter Indonesia Diminta Lebih Waspada di Luar Stadion
"Pertandingan ini dipandang tinggi oleh penonton, rivalitas memang sudah lama ada. Sudah tentu pertemuan di level manapun menghasilkan intensitas tinggi. Selain itu, pertandingan ini juga penting untuk kualifikasi Piala Dunia," jelas Keeshaanan Sundaresan, jurnalis FoxSports Malaysia.

"Faktor lain mengapa pertandingan ini cukup dibesarkan di Malaysia adalah karena apa yang terjadi di Indonesia. Perkara itu sedikit banyak menaikkan intensitas terutama bagi para pendukung yang melihat kejadian 5 september dari media sosial," ucap Keesh menambahkan. (nva/ptr)