Timnas Indonesia U-23 Terakhir Susah Payah Kalahkan Brunei

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 17:40 WIB
Timnas Indonesia U-23 Terakhir Susah Payah Kalahkan Brunei Timnas Indonesia hanya mampu menang 2-1 atas Brunei di Stadion My Dinh. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia U-23 tidak boleh meremehkan Brunei Darussalam pada laga cabang sepak bola Grup B SEA Games 2019 di Stadion Binan, Selasa (3/12) malam. Pada pertemuan terakhir Indonesia harus susah payah untuk mengalahkan Brunei.

Kali terakhir Indonesia bertemu Brunei terjadi pada babak kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion My Dinh, Vietnam, 26 Maret 2019. Ketika itu Garuda Muda asuhan pelatih Indra Sjafri menang tipis 2-1.

Indonesia sempat unggul dua gol melalui Dimas Drajad dan Raffi Syarahil. Brunei kemudian memperkecil kedudukan lewat penalti Azim Izamuddin Suhaimi. Skor 2-1 untuk Indonesia bertahan hingga akhir laga.


Itu adalah satu-satunya kemenangan Timnas Indonesia U-23 di babak kualifikasi. Di dua laga sebelumnya Indonesia kalah 0-4 dari Thailand dan tumbang 0-1 dari Vietnam. Garuda Muda pun gagal ke putaran final yang berlangsung di Thailand tahun depan.

[Gambas:Video CNN]
Meski demikian, Timnas Indonesia memiliki rapor tidak pernah kalah dari Brunei Darussalam dalam pertemuan di ajang SEA Games jelang duel kedua tim di laga keempat Grup B.

Sejak multievent terbesar di kawasan Asia Tenggara itu berubah nama menjadi SEA Games, Indonesia sudah tujuh kali berjumpa Brunei. Seluruh pertemuan itu terjadi di babak grup.

Untuk laga melawan Brunei malam ini, Timnas Indonesia U-23 wajib meraih kemenangan besar demi menjaga peluang lolos ke semifinal SEA Games 2019. Kekalahan dari Vietnam, Minggu (1/12), membuat Indonesia harus meraih kemenangan besar atas Brunei dan Laos di dua laga terakhir.

Timnas Indonesia U-23 Terakhir Susah Payah Kalahkan Brunei
Indonesia saat ini berada di posisi tiga klasemen Grup B dengan torehan enam poin. Andy Setyo dan kawan-kawan kalah selisih gol dari Thailand yang surplus delapan gol. Sementara Indonesia baru surplus tiga gol. (har/jun)