SEA Games: Indonesia Perlu Rotasi Pemain Lawan Laos

CNN Indonesia | Kamis, 05/12/2019 10:46 WIB
SEA Games: Indonesia Perlu Rotasi Pemain Lawan Laos Indonesia perlu terus menekan Laos di laga krusial nanti. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia U-23 yang tengah mengincar tiket semifinal disarankan melakukan rotasi pemain saat melawan Laos di pertandingan terakhir Grup B SEA Games 2019, Kamis (5/12).

Indonesia akan menghadapi Laos di laga pamungkas di Stadion Imus Grandstand. Meski tengah membidik kemenangan di laga tersebut, pengamat sepak bola nasional Supriyono berharap Garuda Muda melakukan rotasi.

Melihat SEA Games merupakan turnamen panjang dengan waktu yang berdekatan, pelatih Indra Sjafri harus menempatkan pemain yang tepat untuk melawan Laos. Karena jika melaju ke semifinal, Indonesia akan bertanding pada Sabtu (7/12).


Kebugaran para pemain usai empat laga sebelumnya perlu diperhatikan dengan cermat oleh tim pelatih mengingat beberapa pemain selalu tampil di empat pertandingan terakhir. Jangan sampai tenaga Timnas Indonesia kedodoran di semifinal.

Zulfiandi disebut Supriyono masih menjadi pemain kunci bagi Timnas Indonesia U-23 untuk mengatur ritme permainan. Kinerja trio di lini tengah antara Zulfiandi, Syahrian Abimanyu dan Evan Dimas juga dinilai cukup apik, tinggal porsi pembagian tugas yang mesti diperjelas dan lebih disiplin.

Di lini depan, Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri yang harus bisa mengambil keputusan yang tepat untuk membuka peluang gol. Supriyono melihat Egy belum bisa memberikan kontribusinya buat tim, dan masih bicara untuk kepentingan diri sendiri dengan gol yang dibuatnya.

"Agak rumit dengan dua hari pemulihan dan bermain. Saya pikir Indra Sjafri sudah memiliki puzzle lain di dalam 20 pemain yang dibawa. Riskan juga kalau Andy Setyo dan Bagas Adi jarang dirotasi. Puncak performa dikhawatirkan habis besok lawan Laos," ucap Supriyono kepada CNNindonesia.com.

Dalam menekan tim asuhan Sundramoorthy, Garuda Muda diharapkan bermain terbuka tanpa harus menunggu momen serangan balik.

Timnas U-23 Diminta Tampil Menekan Lawan Laos di SEA GamesTimnas Indonesia U-23 tidak boleh melakukan kesalahan melawan Laos. (AP Photo/Aaron Favila)
"Main bola pendek dengan sirkulasi cepat perpindahan bola ke sayap dan pendekatan taktik itu harus. Tidak boleh menunggu lalu counter attack, itu berisiko. Main normal saja, terbuka," kata Supriyono.

Permainan satu-dua sentuhan dengan kombinasi kecepatan pemain sayap juga perlu diperagakan Andy Setyo Nugroho dan kawan-kawan guna memberikan tekanan di pertahanan Laos.

"Harus memaksimalkan permainan menekan. Antisipasi pakai game plan sesuai karakter Indonesia sendiri. Jangan sampai lawan mengontrol Indonesia dan jangan kasih celah sedikit pun kepada lawan. Mudah-mudahan menang 2-0 atau 3-0 cukup," tutur Supriyono.

[Gambas:Video CNN]
Selain menjalankan strategi dari pelatih, Timnas Indonesia U-23 juga diminta tidak lagi melakukan kesalahan di pertandingan krusial nanti, seperti yang terjadi saat melawan Brunei Darussalam.

Menghadapi Brunei yang notabene tim dengan kualitas di bawah Indonesia, Garuda Muda masih kesulitan mencetak gol cepat. Banyak peluang tercipta dalam laga itu, namun terbuang percuma. Beberapa kali juga lini pertahanan lengah yang menciptakan peluang untuk Brunei.

"Di luar kondisi angin kencang semalam, banyak kesalahan terutama di babak pertama. Untuk antisipasi Laos, anak-anak harus minimalkan kesalahan-kesalahan seperti itu," ucap pengelola SSB Bintang Primavera itu.

Timnas U-23 Diminta Tampil Menekan Lawan Laos di SEA Games


Sementara itu, di pertandingan penentuan lain Supriyono yakin Vietnam bakal memenangkan duel melawan Thailand. Timnas Indonesia U-23 juga disebut bakal mendampingi Vietnam lolos ke semifinal SEA Games 2019 dengan catatan kemenangan mutlak atas Laos.

Vietnam dianggap lebih superior dengan komposisi pemain yang merupakan tim runner-up Piala Asia U-19 lalu dan melesat ke Piala Dunia U-20 2020. Sedangkan Thailand saat ini diperkuat pemain muda U-19.

"Komposisi pemain Thailand di SEA Games sekarang berbeda dengan U-23 yang tampil di Vietnam Maret lalu. Apalagi di Vietnam kemarin Thailand dibantai 4-0. Sekarang pemain U-19 belum punya jam terbang yang banyak," ujar Supriyono.

Di klasemen sementara Grup B saat ini, Timnas Indonesia U-23 menempati posisi kedua dengan raihan sembilan angka dari empat pertandingan. Indonesia unggul selisih gol atas Thailand yang ada di posisi ketiga, sementara Vietnam masih di puncak klasemen. (TTF/har)