Stasiun TV China Batal Tayangkan Arsenal vs Man City

CNN Indonesia | Minggu, 15/12/2019 21:52 WIB
Stasiun TV China Batal Tayangkan Arsenal vs Man City Siaran langsung Arsenal vs Manchester City dibatalkan stasiun televisi CCTV. (AP Photo/Frank Augstein)
Jakarta, CNN Indonesia -- Stasiun televisi milik pemerintah China, CCTV, disebut tidak akan menyiarkan langsung pertandingan sepak bola Arsenal vs Manchester City karena kritik Mesut Ozil terkait muslim Uighur.

Seperti dilansir dari Skysports, The Global Times surat kabar China yang berbahasa Inggris, menyebut pertandingan The Gunners melawan The Citizens tidak akan disiarkan karena unggahan Ozil di media sosial telah mengecewakan fan dan otoritas sepak bola di China.

Alih-alih menyangkan siaran langsung Arsenal vs Man City, kanal CCTV 5 bakal menyiarkan tayangan ulang laga antara Tottenham Hotspur dan Wolverhampton Wanderers.


Ozil mengunggah tulisan mengenai pemerintah China yang dianggap menekan dan mempersekusi muslim Uighur dalam menjalankan keyakinan di media sosial Twitter dan Instagram pada Jumat (13/12).


Pemain yang turut mengantar Jerman menjadi juara dunia 2014 itu memilih menggunakan nama Turkistan Timur, bukan Xinjiang, yang merupakan provinsi tempat muslim Uighur.

[Gambas:Video CNN]
"Turkistan Timur, luka yang berdarah dari umat, mencoba melawan para persekutor yang berusaha memisahkan mereka dari agama."

"Mereka membakar Alquran, menutup masjid, menutup madrasah, dan membunuh para tokoh mereka [Uighur]. Para pria dipaksa tinggal dalam kamp dan keluarga mereka dipaksa tinggal dengan orang-orang China. Para wanitanya dipaksa menikah dengan orang-orang China," demikian tulis unggahan Ozil.
Stasiun TV China Batal Tayangkan Arsenal vs Man City

Dalam pernyataan resmi, Arsenal sudah menjelaskan tidak mau ikut campur mengenai aktivitas media sosial Ozil.

"Terkait komentar yang dibuat Ozil di media sosial, Arsenal ingin meluruskan sesuatu. Konten yang diterbitkan Ozil merupakan pendapat pribadi. Sebagai klub sepak bola, Arsenal memegang teguh prinsip tidak melibatkan diri dalam politik," tulis Arsenal. (nva/nva)